Suara.com - Seorang sales mobil dealer Honda di Kota Alberta, Kanada kehilangan pekerjaan atau mengalami pemecatan dengan alasan kurang masuk akal. Yaitu mengenakan pakaian yang terlalu "nyata" saat bekerja. Busana dia dianggap tembus pandang atau transparan.
Bernama Caitlin Bernier, dalam sebuah posting di Facebook ia menyatakan pergi bekerja pada 11 September 2020, dan bertemu seorang staf perempuan yang mengatakan bahwa bajunya tembus pandang.
Ia lantas diminta mengenakan sweater atau pulang dan berganti pakaian. Dia juga diberitahu bahwa manajer yang berjenis kelamin pria tidak nyaman dengan busananya hari itu.
Namun Caitlin Bernier menganggap pakaiannya biasa saja, dan memposting foto seperti apa pakaiannya saat bekerja serta menimbulkan kegaduhan itu. Berupa atasan warna terang serta bawahan gelap.
"Saya mengenakan pakaian yang persis sama ketika diwawancarai dan bekerja di dealer," begitu kalimat Caitlin Bernier, seperti dikutip dari Carscoops.
Ia menambahkan, sangat tidak masuk akal disarankan mengenakan sweater lengan panjang dengan suhu di luar sekitar 20 derajat Celsius.
Disebutkan pula bahwa saat kejadian, Caitlin Bernier melaporkan situasinya ke bagian SDM atau Sumber Daya Manusia. Yang menerimanya adalah petugas perempuan, dan saat itu menyatakan bahwa ia sepakat busana yang dikenakan Caitlin Bernier biasa saja, tidak melanggar peraturan.
Namun setelah itu, ia mendapatkan kabar via telepon bahwa masa kerjanya telah berakhir. Kekinian, Caitlin Bernier hendak melaporkan pemecatan yang dianggap diskriminatif itu ke salah satu badan pemerhati hak asasi manusia.
Baca Juga: Ayah Idaman, Miliarder Ini Beli Ferrari Kembar Tiga untuk Putrinya
Tag
Berita Terkait
-
Harga Wuling Aira EV Bikin Heboh, 9 Mobil Ini Ditaksir Kena Pukulan Telak
-
Apa Perbedaan antara Mobil Listrik dan Mobil Hybrid? Kenali Kelebihan dan Kekurangannya
-
Tunda Nyicil CBR250RR: Ini 6 Mobil Keluarga 7 Seater Bandel Harga Rasa Motor
-
Daihatsu Boyong Mobil Konsep Masa Depan ke GIIAS 2026
-
GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga