Suara.com - Sebuah video viral memperlihatkan aksi barbar pembalap mendorong pembalap lain hingga terjadi baku hantam.
Seperti dilansir dari Planet1, seorang pembalap bernama Luca Corberi melakukan aksi tidak terpuji dengan melakukan kekerasan dengan pembalap lain, Paolo Ippolito.
Aksi yang dilakukan di Sirkuit Lonato, Minggu (5/10/2020) ini pun membuat dirinya siap menerima hukuman. Kabarnya hukuman tersebut berupa sanksi dilarang untuk ikut balapan lagi.
Aksi ini bermula saat ia melempar bumper gokart-nya ke arah Paolo saat balapan berlangsung.
Ia melakukan hal tersebut lantaran kesal dengan Paolo Ippolito karena dirinya harus keluar kompetisi gara-gara dinyatakan kontak langsung.
Setelah melakukan lempar bumper ke arah Paolo, ia merasa tidak puas. Lalu ia pun melanjutkan di pit stop.
Ia menerjang Polo Ippolito di pit stop. Kabarnya ayah Corberi juga ikut-ikutan dalam aksi penyerangan itu.
Aksi brutal Corberi ini mendapat respon kecaman dari berbagai pihak. Bahkan banyak yang memintanya agar tak boleh balapan lagi. Salah satu kecaman juga datang dari juara dunia F1 2009, Jenson Button.
"Luca Corberi baru saja menghancurkan peluang apa pun yang dia miliki di karier balap setelah perilakunya yang menjijikkan hari ini di juara Dunia FIA Karting," cuit Jenson Button.
Baca Juga: Mobil Mercy Tua Kena Seruduk VW, Kondisinya Bikin Heran
Luca Corberi pun menyesal sudah melakukan hal tidak terpuji ini. Ia pun melayangkan permintaan maaf di media sosial miliknya.
"Aku ingin meminta maaf kepada banyak pihak di dunia balap atas apa yang saya lakukan, tidak ada alasan kenapa aku melakukan itu," tulis Luca Corberi melalui akun Facebooknya.
"Itu adalah sesuatu yang belum pernah aku lakukan selama 15 tahun karirku, dan aku berharap tidak ada kejadian seperti ini di masa depan," tambahnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Yadea Siapkan Peluncuran Motor Listrik Jarak Jauh untuk Pasar Indonesia
-
Tantangan Efisiensi Logistik dan Cara Isuzu Pangkas Konsumsi BBM Truk Hingga Jutaan Rupiah
-
Eksplorasi Gerbang Pulau Sumatera Bersama MAXI Tour Boemi Nusantara
-
Rahasia Bikin Ban Mobil Tetap Awet dengan Teknik Rotasi dan Spooring yang Tepat
-
Fenomena Yamaha Tmax Tetap Jadi Buruan Walau Seharga Innova Reborn
-
Tips Hadapi Macet Tanjakan Saat Libur Panjang Gunakan Suzuki Grand Vitara
-
Apakah Hari Ini Ada Ganjil Genap? Ini Aturan Tanggal 14-17 Mei 2026
-
Yogyakarta Jadi Saksi, Indomobil eMotor Jawab Keraguan Harga Hingga Baterai yang Tembus 140 Km
-
Terpopuler: 5 Mobil Bekas Pajak Rp1,5 Jutaan untuk Keluarga Kecil, Keunikan Honda Navi 2026
-
Bukan LCGC! Hatchback 1.200cc DOHC Ini Tembus 21 Km/Liter, Bekasnya Cuma Rp 65 Jutaan