Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah membangun sebuah underpass yang disebut sebagai "Underpass Senen Extension" mulai Januari 2020. Terowongan baru ini dirancang terhubung dengan underpass Senen yang sudah ada sebelumnya atau existing. Adapun tujuannya memperlancar arus kendaraan dari arah Pulogadung menuju ke arah utara, dan saat ini tengah menjalani uji coba dilewati kendaraan bermotor.
Dikutip dari kantor berita Antara, proyek yang berlangsung di dekat Simpang Lima Senen ini diperkirakan rampung pada Desember 2020 dan mulai digunakan secara normal bagi warga pada 2021.
Selama dua hari, mulai Senin hingga Selasa besok (9-10/11/2020) Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan uji coba "Underpass Senen Extension".
"Uji cobanya dari pagi. Kalau pagi itu dari pukul 08.00 sampai 10.00 WIB. Nanti sore dibuka lagi, pukul 16.00 WIB, itu situasional," jelas Kompol Lilik Sumardi, Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat, saat dihubungi, Senin (9/11/2020).
Ia menyebutkan bahwa petugas Kepolisian ikut menjaga uji coba terowongan ini dengan penugasan kepada enam personelnya.
"Kalau dari Satlantas Jakarta Pusat ada enam orang yang kami tugaskan untuk mengawasi, dan empat orang dari Dinas Perhubungan. Penjagaan rutin saja," jelas Kompol Lilik Sumardi.
Uji coba itu dilakukan oleh seluruh pihak yang terkait untuk menguji ketahanan terowongan baru yang saat ini pengerjaannya rampung sebesar 95 persen.
"Teknisnya dari dinas terkait. Ada alat khusus untuk mengukur ketahanan jalan. Nanti sudah cukup datanya ya dianalisis apa yang kurang apa yang perlu diperbaiki," ujar Lilik.
Baca Juga: Jiwa Ksatria! Pemotor Ini Berani Nasehati Polisi yang Langgar Lalu Lintas
Berita Terkait
-
Menakar Wacana Dedi Mulyadi: Mungkinkah Jawa Barat Hidup Tanpa Pajak Kendaraan?
-
Ketangguhan Motor Listrik Yadea Diuji Jalur Ekstrem Puncak Tanpa Isi Ulang Baterai
-
Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Hanya Ditunda Sementara Sampai Ekonomi Pulih
-
Pemilik Kendaraan Listrik di Banten Siap - Siap Bayar Pajak Mulai Mei 2026
-
Wuling Tetap Pede Jual Mobil Listrik di Tengah Aturan Pajak Baru
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Matic Transmisi Awet, Harga Mobil Naik, Drama MotoGP Memanas
-
Mitsubishi Mirage vs Honda Brio vs Nissan March, Mana Transmisi Matic yang Paling Awet?
-
Orang Desa Tak Pakai Dolar tapi Buruh Pabrik Kendaraan Terdampak, Akankah Harga Mobil Naik?
-
BYD M6 Kini Punya Varian Plug In Hybrid, Sanggup Tempuh 1.800 Kilometer Sekali Isi Bensin
-
BYD Atto 1 Minggir Dulu, Ini Mobil Listrik Paling Diminati di Indonesia
-
Kesaksian Horor Bagnaia usai Crash Zarco di MotoGP Catalunya: Kakinya Hancur, Nyangkut di Motor
-
Penjualan Global Chery Meroket Ditopang Mobil Listrik dan Hybrid
-
Senjata Yamaha dan Suzuki untuk Tandingi Honda CB150X, Mana yang Lebih Bertaji?
-
Apa Penyebab Motor Pedro Acosta Lumpuh? Mesin Hidup tapi Hilang Tenaga dan Bikin Alex Marquez Crash
-
Lebih Canggih dari PCX 160, Fitur Overkill Apa Saja yang Disembunyikan Suzuki Burgman 15 Terbaru?