Suara.com - PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) meluncurkan produk sepeda motor terbarunya, yaitu Suzuki Nex Crossover. Di kelasnya, tunggangan roda dua gres ini siap menjadi kompetitor Honda BeAT Street.
Dikembangkan dari Suzuki Nex II Cross, Suzuki Nex Crossover mendapat sejumlah sentuhan atau penyegaran segi desain yang berorientasi pada peningkatan kepuasan dan kegembiraan para penggunanya.
Perubahan baru yang tampak paling jelas adalah penggunaan Naked Handle Bar dengan peran utama untuk meningkatkan nilai ergonomis dan kenyamanan posisi berkendara. Selain itu, terdapat digital Instrument Cluster yang kini lebih modern dan informatif.
Di layar dashboard, pengendara dapat membaca kecepatan, jarak tempuh, kapasitas bahan bakar, voltase baterai, indikator sistem FI, indikator lampu, serta petunjuk waktu.
Suzuki Nex Crossover tersedia dalam dua pilihan warna, yaitu Stronger Red-Titan Black dan Solid Black. Desain stripping baru dan penggunaan aksen merah pada brake caliper dan rear spring memberikan aksen unik dan dinamis.
"Model Naked Handle Bar bukan hanya memberi aksen tangguh, namun membuat posisi riding menjadi lebih rileks. Selain itu, keunikan ban jenis tubeless dual-purpose memiliki peran penting dalam memberikan kenyamanan dan ketenangan pengendara saat melintasi beragam kondisi permukaan jalan," ujar Yohan Yahya, Sales & Marketing 2W Department Head PT. Suzuki Indomobil Sales.
Untuk urusan tenaga, Suzuki Nex Crossover masih menggunakan mesin SEP (Suzuki Eco Performance) 115cc, 1-cylinder, SOHC (Single Over Head Camshaft) dan teknologi FI (Fuel Injection). Mesin pun mudah dinyalakan berkat teknologi Suzuki Easy Start System, yang telah digunakan pada model sepeda motor Suzuki lainnya.
Pada bagian kaki-kaki, model ini mengandalkan ban berjenis dual purpose bertapak lebar dan sudah tubeless. Ground clearance atau jarak antara permukaan ban di atas tanah dengan sasis adalah 150 mm.
Suzuki Nex Crossover ditawarkan dalam banderol Rp17.990.000 (on the road) DKI Jakarta.
Baca Juga: Elon Musk Berikan Pandangan Soal Lonjakan Kasus COVID-19
Berita Terkait
-
Tren Facelift Meningkat di Usia 20-an: Bukan Lagi Soal Kerutan, Tapi Tekanan Standar Kecantikan
-
Dedi Mulyadi Tantang Purbaya Soal Dana APBD Rp4,17 Triliun Parkir di Bank
-
Elma Theana Puas Usai Jalani Facelift: Hemat Waktu Dandan 1 Jam
-
Tak Lagi Tarik Benang, Elma Theana Pilih Perawatan Lain Agar Awet Muda
-
CEK FAKTA: Benarkah Anwar Ibrahim Tantang Indonesia Perang di Laut Ambalat?
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Puncak Mudik Bakauheni Diprediksi 18-19 Maret 2026, ASDP Ingatkan Pemudik Segera Beli Tiket
-
Belajar dari Pengalaman, Jukir di Jogja Deklarasi Anti Nuthuk saat Libur Lebaran
-
Kisah Fendi, Bocah Gunungkidul yang Rela Putus Sekolah Demi Rawat Sang Ibu
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
Terkini
-
Vespa Primavera dan Sprint Kini Gendong Mesin 180 cc, Harga Tidak Berubah
-
Cara Kerja Fitur 'Anti Tarbrak' Pada Mitsubishi Xforce yang Bikin Pengemudi Terasa Lebih Aman
-
4 Tips Mengatur Barang di Bagasi Mobil agar Kabin Tetap Luas, Mudik Lebih Nyaman
-
Baterai Solid-State Masih Butuh Waktu Panjang untuk Masuk Pasar Kendaraan Listrik
-
Daftar Lengkap Lokasi SPKLU di Yogyakarta untuk Libur Lebaran 2026
-
Selamat Tinggal Mobil Dinas Baru: Strategi Ekstrem Prabowo Tiru Pakistan Hadapi Krisis BBM
-
Pemudik Bisa Cek Kesehatan dan Ganti Oli di Selasar Fastron Rest Area KM 57
-
Update Tarif Cas Mobil Listrik di SPKLU Tol untuk Mudik Lebaran 2026
-
Mudik Lebaran 2026: Servis Gratis hingga Pijat Elektrik Tersedia di Bale Santai Honda
-
Daftar Lengkap SPKLU di Tol Trans Jawa Timur 2026, dari Ngawi sampai Probolinggo