Suara.com - Google mengumumkan fitur baru dari Google Maps yang dapat menghadirkan lebih banyak informasi dan fungsi mirip yang ditawarkan oleh aplikasi ojek online.
Salah fitur baru Google Maps aplikasi yang banyak digunakan pemilik kendaraan sebagai alat penunjuk arah ini menyajikan informasi tentang makanan yang bisa dipesan dan dikirim ke rumah layaknya aplikasi ojek online.
Layanan ini sengaja dihadirkan melihat situasi pandemi yang membuat orang malas untuk beraktivitas di luar rumah. Melalui fitur ini, pengguna Google Maps akan menampilkan status pesanan secara real time serta perkiraan waktu tunggu dan biaya pengiriman.
"Anda bisa tahu kapan harus mengambil pesanan. Anda juga dapat melihat perkiraan waktu tunggu dan biaya pengiriman. Jika sudah aman untuk pergi ke restoran, Anda akan segera dapat melihat status reservasi Anda di 70 negara di seluruh dunia dengan cepat," jelas Google, dikutip dari Autoevolution.
Selain itu, Google juga menambahkan informasi kepada para pengguna transportasi umum seperti bus, kereta api, kereta bawah tanah tentang seberapa ramai stasiun tertentu berdasarkan laporan dari pengguna lain. Dengan demikian pengguna dapat melihat berapa ramai atau padat transportasi umum yang hendak mereka gunakan.
Sepanjang tahun ini, Google memang aktif menghadirkan pembaruan Google Maps. Sebelumnya perusahaan teknologi yang berbasis di Silicon Valley ini menghadirkan fitur yang dapat mendeteksi wilayah yang terdampak Covid-19.
Aplikasi ini bahkan dapat menampilkan detail tambahan seperti jumlah kasus pasien terdampak. Namun sayangnya fitur ini baru tersedia untuk pengguna di Amerika Serikat, Kanada, Jerman, Australia, Brasil, dan India. Belum ada keterangan resmi dari Google apakah fitur baru Google Maps ini juga akan tersedia di Indonesia.
Berita Terkait
-
Viral Siswi SD di Palembang Jadi Korban Rudapaksa, Alami Kondisi Serius hingga Jalani Operasi
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
'Nasionalisasi Aplikator Ojol', Dasco: Potongan Kawan-kawan Driver Diturunkan
-
Prabowo Teken Perpres 27: Aplikator Cuma Boleh Potong 8 Persen, Ojol Berhak 92 Persen Pendapatan
-
Kesaksian Horor Google Maps Bongkar Sisi Gelap Daycare Little Aresha, Orang Tua Langsung Speak Up
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Studi Ungkap Cuaca Ekstrem Bisa Pangkas Jarak Tempuh Mobil Listrik dan Mobil Hybrid
-
Bahaya Kebiasaan Menunda Isi Bensin Mobil yang Sering Diabaikan Pengendara
-
Daftar 13 SPBU yang Sudah Tidak Jual Pertalite Lagi
-
Telat 1 Hari Bayar Pajak Motor, Apakah Kena Denda? Begini Penjelasannya
-
KBA Servis Gratis Mesin Tempel Yamaha Perkuat Sektor Maritim Nasional
-
Tips Aman Menyebrang Rel Kereta Api Gunakan Mobil Hybrid, Apakah Sama dengan Mobil Listrik ?
-
Motor Listrik Bisa Tekan Konsumsi BBM, Ini 4 Pilihan Model Mulai Rp 13 Jutaan
-
Honda Berpotensi Merugi Pasca Batalkan Proyek Pabrik Mobil Listrik Rp 179 Triliun
-
Terpopuler: Subsidi Motor Listrik Jalan Lagi, Deretan Mobil Berbaterai Nikel
-
Menyibak Pesona Motor Italia Sekelas Vixion tapi V-Twin, Harga Masih Jadi Misteri