Suara.com - Selama musim penghujan, jas hujan adalah salah satu alat pelindung yang wajib dimiliki setiap orang terutama bagi para pengendara motor. Agar awet, sebaiknya Anda merawat jas hujan dengan benar. Ikuti tips merawat jas hujan berikut ini.
Sebab, jas hujan tak hanya melindungi diri dari hujan, namun juga terpaan angin, ataupun cipratan kotoran. Karena keberadaannya yang penting, maka harus dirawat dengan baik agar lebih awet dan bisa digunakan dalam waktu yang lebih lama. Berikut ini tips merawat jas hujan agar awet.
1. Kenal Bahan dan Model Jas Hujan
Ada tiga jenis dan model jas hujan yang dijual di pasaran yakni HPE, PVC plastik, dan jenis parasut. Jas hujan HDPE terbuat dari plastik tipi yang umumnya hanya dijadikan sebagai jas hujan darurat, harganya pun paling murah berkisar mulai dari Rp 10 ribu saja. Jenis jas hujan PVC plastik press juga tergolong terjangkau namun kurang kuat untuk melindungi diri dari terjangan air.
Sedangkan jenis bahan parasut adalah yang paling kuat dan baik untuk melindungi diri dari hujan lebat. Meski begitu, harga jas hujan parasut lebih mahal dibandingkan jas hujan lainya. Selain itu, ada tiga model jas hujan yakni raincoat, ponco, dan setelan baju dan celana.
2. Bersihkan dengan Jas Hujan dengan Air Bersih
Setelah mengenali tipe dan bahan jas hujan, langkah pertama tips merawat jas hujan ialah membersihkannya dengan air bersih. Bersihkan permukaan jas hujan yang terkena kotoran dengan air bersih atau lap sintetis seperti kanebo. Jika ada sabun cuci piring, bisa menggunakannya sebagai alat untuk membersihkan jas hujan.
3. Keringkan Jas Hujan
Setelah dibersihkan dengan air dan sabun cuci piring, kini keringkan jas hujan dengan cara diangin-anginkan. Jangan langsung melipat jas hujan setelah dicuci atau dipakai. Karena sisa air akan menempel dan mengering sehingga membuat jas hujan menjadi kotor, kusam, bahkan berjamur.
Baca Juga: Cara Mencuci Jas Hujan yang Benar Agar Awet
4. Jangan Dijemur di Bawah Sinar Matahari Langsung
Hindari paparan sinar matahari langsung ketika menjemur jas hujan. Cukup digantung atau diangin-anginkan saja untuk mengeringkannya. Hal ini dilakukan agar jas hujan tetap awet.
5. Simpan di Tempat yang Kering
Selanjutnya, setelah jas hujan kering, simpan di tempat yang kering apabila jas hujan tidak dipakai. Masukkan ke dalam tas khusus yang mudah dibawa kemanapun sehingga dapat dipakai di mana saja.
Seperti itulah tips merawat jas hujan agar awet. Selamat mencoba.
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Fitur Canggih Mitsubishi Xforce yang Membuat Pengemudi Tidak Perlu Sering Keluar Mobil
-
Belajar dari Tragedi Stasiun Bekasi, Mobil Listrik Tak Bisa Didorong saat Mogok?
-
Babak Baru Kia Agar Lebih Kompetitif di Industri Otomotif Tanah Air
-
Media China Ungkap Indonesia Siap Jadi Produsen Baterai Mobil Hybrid, Dua Raksasa Global Jadi Kunci
-
Terpopuler: Penyebab Mobil Mogok di Rel Kereta Api, Taksi Green SM Punya Siapa?
-
Potret Kembaran Yamaha Grand Filano, Bodi Belakangnya Bengkak Bak Tersengat Tawon
-
Seberapa Aman Beralih dari Dexlite ke Biosolar untuk Pengguna Mobil Diesel?
-
5 Rekomendasi Mobil Listrik yang Paling Aman untuk Taksi Online, Minim Insiden Mogok di Jalan
-
Bukan Lithium Lagi Teknologi Baterai Garam CATL Mulai Digunakan Skala Besar
-
Tragedi KRL vs VinFast: Fitur Canggih Mobil Listrik yang Bikin Roda Terkunci Otomatis?