Suara.com - Libur Nataru atau Natal dan Tahun Baru, masyarakat diimbau tidak melakukan kegiatan berperjalanan yang membuka potensi berada di tengah kerumunan atau berinteraksi dengan begitu banyak orang. Akan tetapi, beberapa di antaranya memutuskan tetap pelesir dengan mobil pribadi. Intinya berusaha mematuhi protokol kesehatan atau prokes, apalagi dengan kendaraan sendiri. Selanjutnya, dalam situasi bepergian itu, kewaspadaan akan pencurian dengan modus pecahkan kaca mesti ditingkatkan.
Beberapa saat belakangan ini, kejadian mengambil paksa isi mobil menjadi salah satu berita kriminal utama. Penyanyi Anji, serta dr Tirta Mandira Hudi, influencer dan relawan COVID-19 pun mengalami kejadian tidak mengenakkan ini.
Sebagai gambaran, pelaku menyasar mobil-mobil yang tengah diparkir, terabaikan atau lolos dari perhatian umum, serta jauh dari keramaian. Sehingga aksi pecah kaca bisa berlangsung tanpa disadari si empunya, maupun masyarakat sekitar.
Berikut ini, dikutip kantor berita Antara dari keterangan tertulis Komisaris Besar Polisi Yusri Yunus, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya (6/5/2020), disebutkan, "Di manapun kendaraan diparkir, Anda harus tetap selalu waspada."
Imbauan itu tetap paten sebagai wacana bepergian Libur Nataru. Di mana mobil mesti diparkir di lokasi perhentian sementara atau rest area, tempat membeli cendera mata, atau tempat-tempat istirahat sampai penginapan sepanjang perjalanan.
Juga bagi mobil yang mesti ditinggal sementara karena pemiliknya tengah Libur Nataru ke suatu tujuan dengan persyaratan mengantongi hasil rapid test antigen.
Berikut tips yang dibagikan Polda Metro Jaya untuk pencegahan pencurian mobil dengan modus pecah kaca:
- Parkir di tempat aman. Saat parkir di tempat umum, sebaiknya mobil diparkirkan di tempat yang cukup ramai dan mudah dipantau oleh pemilik mobil.
- Hindari parkir di tempat yang jauh dari keramaian atau sepi. Khusus malam hari, hindari parkir di tempat gelap.
- Jangan menutup kaca mobil secara penuh saat parkir. Tujuannya mengantisipasi tindak kejahatan pencurian yang tidak diinginkan Misalnya, parkir di siang hari, kaca mobil harus dibuka paling tidak 1 cm sebagai jalur sirkulasi udara. Dengan begitu, pelaku pencurian pecah kaca mobil bakal kesulitan memecahkan kaca dengan pecahan busi.
- Pasang alarm mobil. Sangat penting untuk pasang alat pengaman seperti sensor tambahan, alarm ganda atau "electrical cut-off". Hal ini perlu dilakukan untuk mobil yang belum dilengkapi fitur immobilizer dalam mencegah mobil dibawa kabur juga oleh para pelaku kejahatan.
- Pakai kaca film. Seperti diketahui, 60 persen bagian dari mobil berupa kaca. Disarankan pilih kaca film yang sulit terlihat dari luar, namun tidak mengganggu visibilitas.
- Simpan barang di tempat aman. Simpan barang berharga di tempat tertutup dalam mobil. Manfaatkan kompartemen tertutup seperti "glove box", laci, atau bagasi serta juga bisa manfaatkan "tray" penutup di bagasi bagi pemilik mobil SUV (Sport Utility Vehicle) atau hatchback.
- Jika tidak tersedia tempat atau kompartemen tertutup yang memadai, barang berharga bisa disimpan di kolong jok mobil atau ditutupi dengan benda gelap agar dari luar mobil terlihat samar.
Berita Terkait
-
BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter, Cukup Buat Kerja Bolak-Balik Jakarta-Bandung Pakai Mobil Pribadi?
-
Aturan Baru Pembelian Pertalite Dibatasi 50 Liter per Hari untuk Mobil Pribadi Mulai April 2026
-
Heboh Isu Aturan Baru BBM: Jatah Pertalite Mobil Pribadi Dibatasi Cuma Rp500 Ribu Sehari
-
Pemudik Bisa Cek Kesehatan dan Ganti Oli di Selasar Fastron Rest Area KM 57
-
5 Rekomendasi Mobil Suzuki Terbaru 2026 untuk Pribadi hingga Niaga
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Truk LPG Hantam 11 Kendaraan di Kota Bandung, Pesepeda Wanita Meninggal Dunia
-
TNI Masuk MBG, Aktivis Kritik Pendekatan Militer: Bukan Situasi Perang
-
Atasi Sampah Kabupaten Bogor, PSEL Galuga Siap Dibangun di Atas Lahan Kopassus
-
Kemarau Ekstrem Bikin Warga Krisis Air, Negara Tak Boleh Diam
-
Dirjen Bea dan Cukai Bongkar Peredaran 20 Ribu Botol Miras Legal, Selamatkan Uang Negara Rp 2 M
-
6 Fakta di Balik Munculnya Spanduk 'Tangkap Jokowi' di Lebak Banten
-
Digerebek Lagi, Dua Kilang Minyak Ilegal di Muba Terbongkar, Pemiliknya Masih Buron
-
Dorong Ciwidey Naik Kelas, Legislator NasDem Ini Ingin Warga Manfaatkan Jabatannya di Komisi IV DPR
-
Walk Out dari Paripurna, Pengamat Nilai Keliru Jika Sebut Bobby Nasution Arogan
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123