Suara.com - Gubernur Provinsi Jawa Tengah Ganjar Pranowo terkenal sebagai sosok yang menggemari kegiatan bersepeda serta otomotif. Seperti meninjau warganya di kawasan pedesaan dan pegunungan dengan sepeda motor trail dalam rangka sosialisasi pencegahan virus Corona. Beberapa saat lalu, beliau juga memberikan pesan keselamatan berkendara via helm.
Dalam acara Yamaha Generasi 125 E-Sport Competition Jateng-DIY pada 2020 yang diberi tajuk E-Sport War from Home Central Java Governor Cup, selain menyerahkan Piala Gubernur Jawa Tengah, menggelar final acara PUGB secara online di channel YouTube Ganjar Pranowo dan Yamaha Motor Jateng-DIY, juga berlangsung satu hal lagi.
Lelaki satu putra ini memberikan tanda tangan di helm Yamaha sebagai pesan keselamatan berkendara. Yang ditujukan bagi seluruh pengguna sepeda motor serta generasi muda, yang disebut Yamaha dalam rilisnya sebagai Generasi 125.
"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Ganjar Pranowo selaku Gubernur Jawa Tengah yang sudah memberikan apresiasi di event Yamaha E-Sport Jateng-DIY Championship War From Home Governor Cup," ungkap Johannes BMS, Chief Yamaha DDS 3 Jawa Tengah-DIY.
"Rencananya kami secara konsisten akan tetap mendukung pemberian ruang apresiasi bagi generasi muda di berbagai bidang dan e-sport adalah salah satunya, hal ini tentunya menjadi sarana menyalurkan bakat bagi pemain e-sport berbakat," tambahnya.
Selain itu, management Yamaha DDS 3 Jawa Tengah-DIY juga mengucapkan terima kasih kepada segenap konsumen setia Yamaha dan mengimbau untuk tetap mengutamakan keselamatan pada saat berkendara di jalan raya.
Untuk kompetisi e-sport ini, ada 200 berlaga, terdiri dari 176 tim dari area Jateng-DIY dan sisanya dari luar Jateng-DIY.
Tim Genesis Gank Gado-Gado menjadi juara 1 cabang PUGB dan Freakout Glory di sebagai runner up. Tim tuan rumah berada di peringkat ketiga, yaitu Agatha Griffin dari Semarang dan posisi keempat diduduki tim Sekawan Palacca asal Yogyakarta.
Baca Juga: Kaleidoskop Oto: Motor Bermesin Bongsor ke Indonesia pada 2020
Berita Terkait
-
Pesan Duka Megawati untuk Ali Khamenei Disiarkan Televisi Iran, Singgung Warisan Bung Karno
-
Roberto Martinez Tinggalkan Portugal, Ini Pesan Terakhirnya untuk Ronaldo
-
Helm Canggih Ini Bisa Deteksi Pengendara Ngantuk, Teknologi atau Gangguan?
-
Piala Dunia 2026: Timnas Iran Tinggalkan Pesan Menyentuh di Stadion Los Angeles Usai Laga
-
Standar Keamanan Mobil Ternyata Belum Ramah Perempuan Risiko Cedera Jauh Lebih Tinggi
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Spanyol vs Argentina: 6 Faktor Penentu Juara Piala Dunia 2026
-
Mitra Grab Sambut Positif Skema Komisi 8 Persen, Sebut Tak Ada Lagi Potongan Tambahan
-
Korban Tewas Kecelakaan Sibolangit Dibawa ke RS Adam Malik, Kondisi Mengenaskan
-
Dengue Rugikan Indonesia Rp9 Triliun di 2024: Mengapa 3M Saja Tidak Lagi Cukup?
-
Penantian 18 Tahun Terbayar, 5 Ribu Penggemar 'Karaoke Massal' di Konser Peterpan Malaysia
-
6 Korban Kecelakaan Sibolangit Dirawat di RS Adam Malik, 1 Anak Luka Serius
-
Kisah Foto Ikonik Messi dan Bayi Lamine Yamal, Berujung Duel di Final Piala Dunia 2026
-
Bantargebang Berbenah, Sampah Warga Tetap Diangkut
-
Evakuasi Dramatis Satu Jam Pekerja Pabrik Marmer di Gresik yang Tewas Tertimpa Reruntuhan
-
Dedi Mulyadi Sambut Baik Putusan PTUN, Sebut PLK Lembaga Tidak Sah