Suara.com - Menyusul kesepakatan baru-baru ini dengan start-up mobil Cina Byton, Foxconn, saat ini telah bergabung dengan produsen mobil lain di Geely.
Bersama-sama, mereka akan menyediakan pembuatan kontrak untuk perusahaan mobil lain.
Dilansir dari Carscoops, Kamis (14/1/2021), dilihat dari perspektif Geely, kemitraan ini akan memungkinkannya mendistribusikan platform yang berfokus pada kendaraan elektrik ke merek lain.
Atau dengan kata lain, mereka cuma membuat kendaraan yang mereknya bisa diatur sesuai keinginan pemesan.
Ini adalah kesepakatan besar kedua mereka pada pekan ini, setelah adanya kerjasama dengan Baidu untuk produksi kendaraan elektrik.
Sebagai pemilik Volvo dan 9,7 % pemegang saham di Daimler, Geely sekarang ingin meningkatkan kapasitas produksi di sekitar China, menurut laporan dari Reuters.
Geely Automobile terjual sekitar 1,32 juta unit pada 2020, meskipun mereka memiliki kapasitas untuk membangun lebih dari 2 juta kendaraan per tahun, jadi masuk akal bagi mereka untuk memaksimalkan potensi fasilitas mereka.
Menyusul berita tersebut, saham Geely naik 1 %, sementara Foxconn berakhir 2,4 % lebih tinggi dibandingkan sebelum pengumuman. Salah satu tujuan Foxconn adalah menyediakan komponen atau layanan untuk 10 % kendaraan listrik dunia pada 2025-2027.
Di sisi komponen, Foxconn baru-baru ini meluncurkan platform kendaraan elektriknya sendiri, yang mampu menjadi basis berbagai kendaraan termasuk hatchback, sedan, SUV, dan MPV, dengan jarak sumbu roda mulai dari 108,3 hingga 122 inci (2.750 mm hingga 3.100 mm).
Baca Juga: Pernah Jadi Ajudan Presiden Jokowi, Ini Koleksi Kendaraan Calon Kapolri
Pabrikan tempat iPhone dibuat ini juga mengerjakan perangkat lunak berteknologi tinggi yang mendukung pembaruan over-the-air, belum lagi sistem penggerak otonom.
Amazon Alexa, Android Auto dan Apple CarPlay disebut menjadi bagian dari paket tersebut. Kembali pada Oktober, Foxconn bahkan menyebut Tesla sebagai iPhone-nya mobil listrik, menindaklanjutinya dengan mengatakan bahwa mereka ingin menjadi 'Android' di segmen tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 63 Kode Redeem FF Terbaru 21 Januari: Ada Groza Yuji Itadori, MP40, dan Item Jujutsu
- 5 Motor Bekas 6 Jutaan Cocok untuk Touring dan Kuat Nanjak, Ada Vixion!
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Toyota Vios Bekas Tahun Muda Pajaknya Berapa? Simak Juga Harga dan Spesifikasi Umumnya
- Mobil 7 Seater dengan Harga Mirip Mitsubishi Destinator, Mana yang Paling Bertenaga?
Pilihan
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
-
5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan RAM 8 GB Terbaik Januari 2026, Handal untuk Gaming dan Multitasking
-
Harda Kiswaya Jadi Saksi di Sidang Perkara Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Strategi Agresif Motul Indonesia Perkuat Jaringan Distributor Demi Kuasai Pasar Pelumas 2026
-
Apakah Sepeda Listrik Boleh Dicas Semalaman? Ini 5 Tipsnya Biar Aman
-
Modifikasi Toyota 86 Indonesia Siap Gebrak Pameran Osaka Auto Messe 2026
-
5 Rekomendasi Mobil Toyota Bekas Termurah 2026 yang Irit dan Bandel
-
Waktu Peluncuran Suzuki e-Vitara Diprediksi Hanya Tinggal Menunggu Waktu
-
5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
-
5 Mobil Bekas dengan Captain Seat yang Lebih Murah dari Alphard, Cocok Buat Mudik
-
Quartararo Berharap Yamaha M1 dengan Mesin V4 Bisa Lebih Bertenaga di MotoGP
-
5 Mobil dengan Kaki-Kaki Paling Kuat, Tahan Banting Buat Touring Jarak Jauh dan Beban Berat
-
Kia Siapkan Sedan Listrik Kelas Atas, Performa Sekencang Lamborghini Huracan