Suara.com - Sebagai salah satu pabrikan otomotif terbesar di dunia, Peugeot memiliki bidang kerja multi-divisi yang keren. Bila disimak sebagai komparasi, mungkin bisa menengok Kawasaki Heavy Industries di Asia. Perusahaan Jepang satu ini menjadikan sepeda motor "hanya" sebagai salah satu divisi dari begitu banyak cabang yang dikelola. Mulai pembuatan kapal, helikopter, sampai kereta, serta terowongan.
Nah, salah satu divisi keren dari Peugeot yang termasuk dalam PSA Group adalah proyek pembuatan helikopter. Sedangkan lainnya, tidak lain dan tidak bukan adalah kendaraan bermotor yang menjadi salah satu sumber pundi-pundi pendapatan grup ini. Mulai sektor roda dua hingga roda empat.
"Seluruh imajinasi dan kreativitas dari para desainer digabungkan dengan tingkat presisi tinggi. Hal ini dibutuhkan dalam membangun sebuah mobil menjadi bagian dari produk dan servis yang kami berikan bagi klien," ujar Matthias Hossann, Direktur Peugeot Design Lab, dikutip dari Peugeot Design Lab.
Sebelumnya, divisi Peugeot Design Lab ini telah memiliki studio satelit di Shanghai, China dan San Fransisco, Amerika Serikat.
Kali ini Peugeot mengembangkan sayapnya ke Amerika Latin. Selain itu perusahaan juga membuka studio satelit ketiga di Sao Paulo, Brasil.
"Kami akan memperkuat Peugeot Design Lab yang berada di Brasil tidak hanya berdasarkan pengalaman terbaik Peugeot di dunia otomotif, namun kami menawarkan kesempatan bagi customer untuk mendapatkan keunggulan dan kesempurnaan yang lebih elegan sejalan dengan desain khas Peugeot," ujar Direktur Desain PSA Group kawasan Amerika Latin.
Semenjak berdiri pada 2012, Peugeot Design Lab memang mengerjakan berbagai proyek seperti perusahaan aviasi Airbus, produsen piano Pleyel, dan produsen kapal yacht Benetau.
Untuk urusan mobil, Peugeot memiliki desain sangat khas. Contohnya seperti Peugeot 3008 SUV dan 5008 SUV yang beredar pula di Indonesia.
Baca Juga: Peugeot dan Fiat Chrysler Merger, Langsung Pasarkan Saham di Bursa Efek
Berita Terkait
-
Mengenal si Retro Mewah Kawasaki Estrella 250: Pajaknya Berapaan? Segini Konsumsi Bensinnya
-
Naksir Kawasaki Meguro 230 Bekas, Butuh Berapa Duit? Begini Spesifikasi dan Konsumsi BBM
-
Rasa ala Satria, Harga Mepet BeAT Bekas: Intip Fakta Unik Seputar Kawasaki Athlete 125
-
Tak Ada di LHKPN, Publik Pertanyakan Helikopter Pribadi Prabowo yang Disebut Teddy Dikirim ke Aceh
-
Terima Bantuan Dari 'Langit', Warga Desa Ekan Aceh Berikan Durian ke TNI AU
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
-
Daftar Saham IPO Paling Boncos di 2025
Terkini
-
Apakah Daihatsu Sirion 2015 Layak Dibeli di 2026? Mesin Setangguh Xenia, Harga di Bawah 90 Juta
-
5 Mobil Keluarga 7 Seater Paling Jempolan, Beli di Awal Tahun Lebih Untung
-
5 Mobil Listrik dengan Aura Jeep Rubicon, SUV Gagah ala Off-Road yang Tangguh
-
Bosan dengan Supra? Ini 5 Motor Bebek yang Mesinnya Bandel dan Penuh Gaya
-
Harga Mepet Agya Baru, Performa Rasa Destinator: Intip Harga Wuling Almaz Bekas dan Pajaknya
-
Daihatsu Bego Ini Mobil Apa? Mesin Bandel Mudah Dirawat, Ini Fakta Uniknya
-
Jakarta-Semarang Cuma Butuh Ongkos Listrik 70 Ribu: Intip Fakta Menarik Wuling Cloud EV Bekas
-
Yakin Pilih Veloz Terbaru? Segini Harga Nissan Terra Bekas dan Pajak Tahunannya
-
Mengenal si Retro Mewah Kawasaki Estrella 250: Pajaknya Berapaan? Segini Konsumsi Bensinnya
-
5 Mobil Bekas 2 Baris di Bawah Rp 100 Juta, Pilihan Pas untuk Keluarga Kecil