Suara.com - Otoritas kendaraan di Jerman mengumumkan terjadinya penarikan kembali atau recall untuk Tesla Model X yang dibuat antara 2015 dan 2016.
Penarikan kembali harus dilakukan karena bagian atap SUV listrik Tesla itu bisa terlepas akibat daya rekat yang kurang baik. Otoritas memperkirakan masalah ini telah mempengaruhi sekitar 195 unit kendaraan yang beredar di Jerman.
Selain itu, pihak otoritas otomotif negara itu juga menginginkan bila pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat ini juga menarik kembali sekitar 12.300 unit Tesla Model X yang beredar di seluruh dunia. Demikian dikutip dari CNet.com.
Sebenarnya, kejadian yang dialami Tesla ini bukan pertama kali mendapat teguran seperti demikian. Sebelumnya pada November 2020, tim survei kelayakan dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) mengumumkan bahwa Tesla mesti mengeluarkan surat penarikan kembali untuk 9.500 unit Tesla Model X di Amerika Serikat untuk masalah serupa.
Tidak hanya masalah atap mobil yang mudah terlepas. Produsen mobil yang berbasis di California, Negeri Paman Sam itu juga akan menarik kembali 134.951 sedan Tesla Model S dan SUV Tesla Model X dengan layar infotainment yang menggunakan prosesor NVidia Tegra 3.
Investigasi dari NHTSA mengungkapkan bahwa memori flash onboard akan mengalami permasalahan setelah mencapai akhir masa pemakaian, yang diperkirakan akan terjadi dalam lima hingga enam tahun. Saat itu, layar infotainment akan mengalami gagal fungsi atau tidak dapat membaca sistem dan fitur keselamatan lainnya.
Rencananya Tesla akan menyelesaikan masalah dengan memberi tahu pemilik kendaraan yang terkena dampak dan mengganti perangkat memori flash di setiap mobil. Penarikan ini akan dilakukan mulai 30 Maret mendatang.
Berita Terkait
-
30 Menit di Neraka Azteca: Semifinal Paling Gila yang Ubah Sejarah Piala Dunia
-
Ketika Raksasa Tumbang: 10 Kejutan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
-
Wolfsburg Resmi Degradasi dari Bundesliga setelah 28 Tahun
-
Nasib Sial Tesla Cybertruck Gagal Uji Fitur Wade Mode Hingga Berakhir di Tangan Petugas
-
Florian Wirtz Tolak Beban Status Favorit Timnas Jerman di Piala Dunia 2026, Panggung Tebus Dosa
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Ternyata Banyak Pengguna New Veloz Hybrid yang Masih Takut Kesetrum
-
Terpopuler: Harga Tunggangan Prabowo di Paris, 5 Motor Jarak Jauh Paling Irit
-
Toyota Akan Pangkas Produksi Mobil di Luar Jepang, Terdampak ke Asia dan Timur Tengah
-
Rupiah Ambruk, Industri Otomotif Tak Akan Gegabah Naikkan Harga Mobil
-
Setara 80 Sapi Limosin untuk Kurban, Intip Spesifikasi Tunggangan Mewah Prabowo di Paris
-
5 Fakta Krusial Perawatan Baterai Motor Listrik yang Jarang Diketahui Pemilik Baru
-
Kabin Berlapis Kulit dan Panoramic Sunroof, SUV Mewah Ini Kini Cuma Dibanderol Setara LCGC
-
5 Pilihan Motor Jarak Jauh Paling Irit dan Tangguh, Ada Cruiser Ala Harley
-
Terpopuler: VinFast Digugat Pemerintah, Harga BBM Pertamina Jelang Idul Adha
-
Menkeu Purbaya Tunda Insentif Kendaraan Listrik, Calon Pembeli Dipaksa Sabar Sebulan