Suara.com - Usai sempat bikin heboh dengan wacana pelarangan bagi pemotor untuk berboncengan, kini lagi-lagi Filipima kembali menjadi sorotan usai mencuatnya wacana yang 'anti mainstream'.
Dilansir dari Rideapart, Kamis (18/2/2021), politisi setempat, Eric Olivarez mengemukakan wacana kebijakan guna memperketat kepemilikan helm.
Pada wacana tersebut, disebutkan bahwa pemotor wajib mendaftarkan helm sebagaimana mereka mandaftarkan motor maupun mencari SIM (Surat Izin Mengemudi). Hal ini diwajibkan sebagai syarat untuk mendapatkan SIM.
Tak mengejutkan jika wacana ini mendapat respons negatif dari para pemotor, apalagi terdapat adanya pengeluaran tambahan guna 'melegalkan' penggunaan helm.
Banyak warga yang turun ke media sosial untuk menyuarakan keprihatinan mereka dan menganggap RUU DPR 5136 baru Olivarez sebagai diskriminasi.
Kebanyakan mereka menganggap bahwa kebijakan ini menjadi bentuk ketidak pengertian ke publik. Anggota kongres kemudian menyatakan bahwa dia telah meminta agar RUU ini ditangguhkan.
Anggota Kongres Olivarez memposting di Facebook dan halaman media sosial lainnya tentang niatnya agar RUU yang dia ajukan ditangguhkan.
"Saya meminta sekretaris komite untuk menunda undang-undang yang diusulkan ini," katanya dalam posting panjang dalam bahasa Filipina.
Ternyata, alasan di balik pembuatan RUU ini adalah untuk mengurangi ancaman penjahat 'tandem', alasan yang sama dengan munculnya wacana pelarangan pemotor untuk berboncengan.
Baca Juga: Viral Emak-emak Tanpa Helm Masuk Tol, Tetap Santai Meski Dikejar Petugas
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Lupakan Skutik, Motor Bandel Honda Ini Layak Dilirik: Irit Tembus 59,8 km/liter
-
Apakah Mobil Listrik Boleh Pakai Ban Mobil Biasa? ini 5 Rekomendasinya
-
Bagian Apa Saja dari Mobil Listrik yang Butuh Perawatan Rutin?
-
Honda Resmikan Pabrik Baru di Turki, Ada Apa di Baliknya?
-
Sekali Muncul Langsung Bawa 2 Model, Suzuki Siap Acak-acak Pasar NMAX dan PCX di Indonesia
-
Harga Selisih 100 Juta Lebih, Apa Bedanya Hyundai Stargazer Cartenz dan Cartenz X?
-
5 Mobil BMW Ini Konon Mudah Dirawat bak Toyota, Harganya Cuma Segini
-
10 Mobil 1200cc ke Bawah Irit Bensin dan Murah Pajak: 'Low Cortisol', Anti Kantong Jebol
-
Mobil Harian Harga Mirip Motor 250cc: Mending Hyundai Grand Avega Hatchback, i20, atau Kia Rio?
-
Diam-diam Rilis Versi Mewah: Suzuki Hadirkan Mobil Pekerja Keras Murah, Bisa Jadi Andalan Keluarga