Suara.com - Kembali pada bulan Februari, pemain golf kondang asal Amerika, Tiger Woods mengalami kecelakaan parah yang membuatnya dirawat di rumah sakit dengan cedera kaki yang signifikan.
Pada saat itu, polisi menolak menyebutkan penyebabnya saat mereka menyelidiki, meskipun hari ini, Kantor Sheriff Los Angeles telah mengumumkan bahwa kecepatan yang berlebihan menjadi sebab kecelakaan 24 Februari tersebut.
Dilansir dari Motor1 (8/4/2021), pihak berwenang yakin Woods bepergian dengan velositas hampir dua kali lipat dari batas kecepatan saat kecelakaan terjadi.
Menurut polisi, mobil milik Woods, 'Genesis GV80 merupakan pinjaman dari pembuat mobil mewah untuk acara Genesis Invitational PGA Tour 2021.
Saat itu mobil sedang melakukan melaju antara 135 hingga 140 kilometer per jam di jalan dengan batas kecepatan 72 km/jam pada saat tabrakan.
SUV itu menabrak pohon saat melaju dengan kecepatan 120 km/jam. Polisi mengatakan kecepatan berlebih menyebabkan Woods gagal melewati tikungan di jalan raya.
Tiger Woods kini sedang memulihkan diri dari operasi punggung baru-baru ini pada saat kecelakaan itu.
Polisi sempat menggeledah perekam data kendaraan, membuat polisi yakin Woods mungkin telah salah injak pedal gas dan rem.
Kecelakaan itu membuat Woods mengalami beberapa cedera parah di kaki kanan bawahnya, termasuk patah tulang terbuka dan lainnya yang membutuhkan pembedahan.
Baca Juga: Zairin Zain Kecelakaan di Jalan Tol Balikpapan-Samarinda, Mobil Rusak Parah
Pegolf tersebut merilis pernyataan di Twitter hari ini, berterima kasih kepada mereka yang membantunya setelah kecelakaan itu, menambahkan bahwa dia akan terus fokus pada pemulihannya.
Tidak jelas apakah cedera tersebut akan membuat atlet tersebut tidak dapat kembali bermain.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Mobil Daihatsu Apa yang Laris?
-
Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik
-
Menimbang Kelayakan Honda Vario Evo 160 Sebagai Partner Berkendara Harian
-
Solusi Praktis Antar Jemput Anak: 5 Motor Bekas dengan Bagasi Gede, Mulai 5 Jutaan
-
Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Ini Daftar Mobil Terlaris Toyota
-
Bahaya Mengintai Pemilik Mobil yang Menunda Blokir STNK Setelah Kendaraan Berpindah Tangan
-
Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu, Simak Ciri-Ciri yang Wajib Diketahui
-
Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen
-
Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Seberapa Laku Mitsubishi? 7 Seater Jadi Andalan
-
Perjalanan Satu Tahun Suzuki Fronx Melampaui Target Penjualan