Otomotif / Motor
Selasa, 14 Juli 2026 | 18:10 WIB
Menjajal langsung Honda Vario 160 untuk motor harian. (Foto: AHM)
Baca 10 detik
  • Honda merilis skutik Vario Evo 160 di Indonesia dengan mesin 160cc eSP+ yang bertenaga untuk mobilitas perkotaan.
  • Motor ini dilengkapi fitur unggulan seperti rangka eSAF, Honda Smart Key System, dan panel instrumen digital informatif.
  • Kekurangan mencakup suspensi belakang kaku, jok keras, ruang kaki terbatas, serta kapasitas tangki dan bagasi minim.

Suara.com - Persaingan pasar skuter matik (skutik) di Indonesia semakin memanas seiring dengan kehadiran Honda Vario Evo 160. Sebagai evolusi dari generasi sebelumnya, motor ini tidak hanya mengandalkan nama besar namun juga membawa
sejumlah pembaruan yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mobilitas.

Secara tampilan, Honda Vario Evo 160 terlihat lebih tegas dengan garis bodi yang semakin tajam. Pencahayaan full LED pada bagian depan dan belakang memberikan kesan premium sekaligus modern.

Honda tampak ingin mempertahankan jati diri Vario sebagai skutik dek rata yang praktis namun memiliki performa layaknya motor sport.

Dapur pacu motor ini masih mengandalkan mesin 160cc 4 katup berteknologi eSP+ dengan pendingin cairan. Mesin ini dikenal mampu menghasilkan tenaga yang responsif sejak putaran bawah, sangat cocok untuk kondisi lalu lintas kota besar yang sering mengalami kemacetan.

Kelebihan Honda Vario Evo 160

Aspek utama yang menjadi keunggulan motor ini adalah performa mesin yang sangat bertenaga di kelasnya. Akselerasi yang dihasilkan terasa padat sehingga memudahkan pengendara saat ingin mendahului kendaraan lain.

Selain itu penggunaan rangka eSAF yang telah ditingkatkan memberikan kelincahan ekstra saat bermanuver di tikungan sempit ataupun untuk membelah kepadatan lalu lintas kota.

Menjajal langsung Honda Vario 160 untuk motor harian. (Foto: AHM)

Fitur penunjang kenyamanan juga menjadi nilai tambah yang signifikan. Kehadiran Honda Smart Key System memberikan keamanan lebih dari risiko pencurian.

Panel instrumen digital penuh yang informatif serta ketersediaan USB charger di dalam console box semakin memanjakan pengendara yang memiliki mobilitas tinggi dengan gawai mereka.

Baca Juga: Intip Rahasia Mesin Vario Evo 160 yang Bikin Tarikan Makin Galak, Bukan Evolusi Wajah Saja

Kekurangan Honda Vario Evo 160

Meski membawa banyak keunggulan, Honda Vario Evo 160 bukan tanpa catatan. Salah satunya adalah karakter suspensi belakang yang terasa agak kaku saat dikendarai sendirian, terutama ketika melewati jalanan yang tidak
rata.

Dalam hal ini, pabrikan kemungkinan sengaja melakukan penyesuaian untuk menjaga stabilitas saat motor dipacu dalam kecepatan tinggi.

Menjajal langsung Honda Vario 160 untuk motor harian. (Foto: AHM)

Selain itu, bagian jok cenderung terasa keras. Hal ini semakn terasa saat melakukan mobilitas sehari-hari terutama saat melakukan perjalanan jarak jauh.

Dari sisi ergonomi, ruang pijakan kaki atau dek rata memang sangat fungsional untuk membawa barang, namun posisi kaki terasa sedikit terbatas bagi pengendara yang memiliki postur tubuh tinggi.

Terakhir, kapasitas tangki bahan bakar dirasa bisa ditingkatkan lagi agar pengendara tidak terlalu sering mampir ke SPBU saat melakukan perjalanan luar kota. Begitu juga bagian bagasi yang dirasa kurang luas untuk membawa banyak muatan.

Load More