Suara.com - Pendiri PT Mobil Anak Bangsa (MAB), Moeldoko menyatakan pihaknya telah menyematkan teknologi Automated Manual Transmission (AMT) pada bus listrik MAB. Menurutnya, teknologi ini baru dikembangkan pada 2020 saat Indonesia menghadapi pandemi Covid-19.
"Kami, MAB tetap mengembangkan bus listrik. Salah satu yang kami kembangkan adalah bus listrik dilengkapi Automated Manual Transmission," ujar Moeldoko, di area JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Lebih lanjut, dirinya menyebutkan, MAB sekaligus menjadi bus listrik pertama di Indonesia yang sudah dilengkapi AMT. Di mana tujuannya adalah agar lebih hemat dalam penggunaan daya listrik per km.
"Kecepatan lebih 100 km per jam dan bisa menempuh jarak lebih dari 250 km utk satu kali charging. Jadi cocok digunakan untuk stop and go di dalam kota, maupun bus antarkota dan di tol maupun jalan menanjak," kata Moeldoko.
Sebagai informasi, PT MAB adalah perusahaan yang memproduksi bus listrik di Indonesia dan pertama kali dikenalkan pada 2018. Bus tersebut menggendong baterai Lithium-ion 12 pack 576 V 450 Ah dengan kapasitas 259,2 KwH.
Bobot baterai mencapai 2290 kg. Tenaga dari baterai disalurkan ke motor penggerak Permanent Magnetic Synchronous Motor (PMSM) bertenaga 200 kw atau setara dengan 268hp dengan torsi 2.400 Nm.
Bus disebutkan memiliki jarak tempuh 200-250 km di perkotaan. MAB menjanjikan akan membantu menyediakan stasiun pengisian daya di titik-titik yang diinginkan oleh konsumen korporasi.
Berita Terkait
-
Bukan Hanya VAR, Ini 7 Teknologi Canggih yang Digunakan di Piala Dunia 2026
-
Transjakarta T31 hingga Shuttle Rute 05 Bikin Liburan ke PIK2 Lebih Praktis
-
Teknologi Garmin Jadi Senjata Atlet Hybrid Race, Team Garmin Raih 19 Podium
-
AI for Life, Menandai Kemajuan Pendidikan dan Inovasi Indonesia di Era Kecerdasan Artifisial
-
Verena Siow Nahkodai SAP Asia Pacific, Bidik Pertumbuhan Bisnis AI dan Cloud
Terpopuler
- 30 Wakil Menteri Rangkap Jabatan Jadi Komisaris BUMN, Ini Daftar Namanya
- Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
- 'Daripada Liburan Mending Melawan', Ibu-ibu di Jogja Geruduk Bundaran UGM Gugat Kebijakan Korup
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Running Asics Diskon di Sports Station, Potongan Harga hingga 64 Persen
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kia Seltos akan Lahir Kembali? Begini Spesifikasi Calon Penantang HR-V Terbaru
-
5 Motor 125cc Paling Murah buat Pelajar: Irit Bensin, Powerful, Perawatan Nggak Nyusahin
-
Benarkah Penjualan Mobil LCGC Menurun? Begini Data 2025 vs 2026
-
Bedah Data: Mobil Terlaris Hyundai Tipe Apa? Ini yang Jadi Tulang Punggungnya
-
Repsol Perkuat Segmen Mobil Premium Lewat Peluncuran GXR Euro
-
Pembuktian Kualitas Pelumas Premium di Medan Ekstrem Samosir dan Danau Toba
-
Repsol Lubricants Indonesia Ramaikan Japanese Bike Fest Dukung Komunitas Motor Klasik
-
Cara Membedakan Mitsubishi Lancer Evo Asli dan Evo Convert Menurut Pakar, Harga 40 Jutaan
-
Penjualan Daihatsu Melonjak 27 Persen pada Juni 2026 Gran Max Jadi Penopang Utama
-
IPONE Perkuat Skena Kustom Culture Indonesia Melalui Ajang Iron Pipe 2026 di Bandung