Suara.com - Produsen mobil terbesar Negeri Bollywood, Maruti Suzuki India (MSI) pada Rabu pekan lalu (5/5/2021) menyatakan bahwa total produksi April 2021 mencapai 1.59.955 unit, atau turun 7 persen dari Maret tahun ini. Demikian dikutip Business Standard dari Press Trust of India.
Periode tahun lalu, Maruti Suzuki telah memproduksi total 1.72.433 unit kendaraan.
Kekinian, produksi Suzuki Alto dan Suzuki S-Presso mencapai 29.056 unit pada April 2021, sementara di Maret dalam tahun yang sama mencapai 28.519 unit.
Sedangkan produksi mobil kompak, yang terdiri dari Suzuki Wagon R, Celerio, Suzuki Ignis, Suzuki Swift, Suzuki Baleno, dan Dzire, turun menjadi 83.432 unit pada April tahun ini, dibandingkan 95.186 unit pada Maret 2021.
Sedangkan di lini kategori Sport Utility Vehicle, seperti Gypsy, Suzuki Ertiga, Suzuki S-Cross, Vitara Brezza dan Suzuki XL6 mengalami penurunan menjadi 31.059 unit di April 2021, sedangkan Maret mencapai 32.421 unit.
Sementara produksi kendaraan komersial ringan Suzuki Super Carry mencapai 2.390 unit pada bulan lalu, atau hanya turun tujuh unit dibandingkan Maret yang mencatatkan 2.397 unit.
"Kami tidak melakukan produksi pada April 2020 karena lockdown Covid-19, sehingga tidak bisa melakukan prebandingan antara volume produksi April 2021 dan April 2020," demikian disebutkan pihak Suzuki Maruti India.
Sementara itu, dikutip dari kantor berita Antara disebutkan Maruti Suzuki India memperpanjang penutupan fasilitas pemeliharaan yang direncanakan hingga 16 Mei. Sebelumnya hanya sampai 9 Mei dengan alasan pandemi Covid-19.
Berita Terkait
-
Bukan Hybrid atau Listrik, Suzuki Pilih Jalan Radikal pada Mobil Barunya
-
Erajaya dan Xpeng Resmikan Produksi Mobil Perdana di Indonesia
-
Dari Mobil Bekas Jadi Komponen Listrik: Inilah Cara Kerja Pabrik Daur Ulang Renault di Paris
-
Mulai 2026 Audi Cuma Produksi Mobil Listrik, Ini Alasannya
-
Dinilai Lebih Menguntungkan, Otomatisasi Industri Otomotif Perlahan Gerus Tenaga Manusia
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Intip Harga Daihatsu Gran Max Terbaru, Calon Mobil Sejuta Umat Tembus 900 Ribu Unit
-
Isuzu dan Toyota Kolaborasi Kembangkan Truk Bertenaga Hidrogen Sasar Sektor Logistik
-
WR155 vs CRF150L Lebih Murah Mana? Tengok Daftar Harga Motor Trail 150cc
-
Hyundai Pinjamkan Mobil Listrik Gratis saat Mobil Dalam Perbaikan di Bengkel Resmi
-
Inikah Calon Yamaha MX King Baru? Bodi Berotot dan Suspensi Kokoh
-
Biaya Bulanan dan 5 Tahunan Polytron Fox 350 Sewa Baterai vs Kepemilikan Penuh, Gapnya Diluar Dugaan
-
Suzuki Diam-Diam Siapkan Skutik Premium Penantang NMAX dan PCX
-
Apakah Mobil Listrik Ada Ban Serepnya? Ini Penjelasannya
-
5 Pilihan Mobil Listrik Bebas Cemas Jarak Jauh Muat 7 Penumpang
-
Jaecoo J5 EV Laris Manis, Apa Alternatifnya? Ini 5 Mobil Listrik Baru yang Sekaliber