Suara.com - Demi mencegah penyebaran Covid-19, Operasi Ketupat 2021 mensyaratkan pemudik untuk menjalani rapid test antigen di Posko Penyekatan arus balik. Salah satunya di Sasak Jarang, Jalan Juanda, Bekasi Timur.
Di hari pamungkas operasi ini, Senin (17/5/2021)--yang kini dilanjutkan fase pengetatan pascapeniadaan mudik--ada 82 pemudik menjalani rapid tes antigen di Posko Penyekatan Sasak Jarang, Bekasi Timur.
Papospam Sasak Jarang, Ipda Parjono mengatakan jumlah ini mencakup pemeriksaan mulai pagi hari saat penerapan random test dan mandatory check Covid-19.
"Kami telah selesai laksanakna penyekatan untuk mengadakan rapid tes antigen. Pagi sekitar 70 orang dan sore 12 orang," ungkapnya.
Di antara 82 orang tadi, dua di antaranya bukan pemudik. Seperti Yunan, warga Kota Bekasi. Ia tak menyangka bila diberhentikan petugas gabungan untuk pemeriksaan random test dan mandatory check Covid-19 di posko itu.
"Saya tidak mudik, domisili di Bekasi. Hanya baru pulang dari rumah kakak di Tambun. Namun saya tetap disuruh tes rapid antigen," kisah Yunan di lokasi.
Sesuai instruksi petugas saat diberhentikan, ia pun patuh mengikuti pengetesan negatif Covid-19. Dan menyatakan berdebar karena takut hasilnya reaktif atau positif virus Corona.
Beruntung hasilnya negatif dan ia menilai langkah random test ini sangat bagus untuk mencegah penyebaran Covid-19 dari pemudik ke lingkungan tempat domisili.
Senada pengalaman Zaelani, warga Margahayu, Bekasi. Ia menyatakan kekagetannya diberhentikan petugas lantaran dirinya bukanlah mudik.
Baca Juga: Mobil Klasiknya Bikin Penasaran, Ini 6 Kendaraan Koleksi Tom Hanks
"Saya tidak mudik, melainkan pulang berwisata di Gunung Gede. Sehingga kaget saat lewat sini diberhentikan petugas karena tidak bawa surat rapid antigen," kisah Zaelani.
Zaelani adalah penyintas Covid-19 dan dengan senang hati mengikuti rapid test ini.
"Saya tidak masalah, sudah biasa dicolok-colok. Yang penting adanya pemeriksaan ini kasus Covid-19 cepat menurun di Bekasi," ungkapnya dalam pengandaian yang jenaka.
Di kesempatan terpisah, awal pekan ini (17/5/2021), Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono di KM 33 tol Cikampek, Jawa Barat mengungkapkan Operasi Ketupat 2021 dalam rangka peniadaan mudik sudah berakhir.
Namun Polri memperpanjang pengetatan untuk memastikan seluruh masyarakat yang balik ke wilayah Jabodetabek bebas dari Covid-19 dengan menggelar swab antigen secara acak.
"Mulai pagi ini kita memasuki fase pengetatan pascapeniadaan mudik dari tanggal 18 sampai 24 Mei nanti. Kita tetap gelar di 109 titik swab antigen random dari Sumatera sampai Jawa," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pasar Senen Membeludak! 38 Ribu Warga Jakarta Serbu Kereta Api Demi Rayakan Iduladha di Kampung
-
Pemudik Naik Kendaraan Pribadi Berkurang, Kecelakaan Mudik 2026 Turun 6,3 Persen
-
Cerita Pemudik di Arus Balik Lebaran, One Way dan Contraflow Bikin Arus Balik 2026 Lancar
-
H+5 Lebaran: Arus Balik Cianjur Masih Padat Merayap, Motor Mendominasi Jalur Puncak!
-
Di Balik Tren Turunnya Pemudik: Dilema Ekonomi yang Mengalahkan Tradisi Pulang Kampung
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Yamaha MX King Terbaru Hadir di Vietnam, Apa Bedanya Versi Indonesia?
-
Mirip Indonesia, Begini Kebijakan Terbaru China untuk Subsidi Mobil Hybrid
-
Nggak Antre! Begini Cara Praktis Cetak Bukti Bayar STNK Sendiri di Rumah setelah Bayar Online 2026
-
Waspada! Inilah Faktor yang Bikin Tombol di Dashboard Mobil Cepat Rusak
-
Spesifikasi Mitsubishi Xforce Hybrid: Mending Mana Lawan HR-V HEV dan Yaris Cross HEV?
-
Mitsubishi Siapkan Robot Perakit Mobil, Alasannya Tak Tertebak
-
Berapa Harga Sepeda Listrik? Ini 5 Rekomendasi yang Tangguh, Murah dan Awet
-
Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?
-
Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif
-
5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan