Suara.com - Perhelatan otomotif GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) akan digelar 12-22 Agustus 202, di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD, Provinsi Banten.
Berbagai persiapan telah dilakukan GAIKINDO dengan arahan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. Hal ini demi memastikan agar penyelenggaraan GIIAS dapat terus memberikan dukungan terhadap upaya kebangkitan dan perbaikan industri otomotif Indonesia.
Pada akhir Mei, panitia penyelenggara pameran GIIAS melakukan koordinasi bersama Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf), Kementerian Kesehatan, serta Kepolisian Republik Indonesia, guna mendapatkan rekomendasi dari Pemerintah untuk penyelenggaraan pameran GIIAS di saat pandemi Covid-19.
Dalam rapat ini, panitia telah memaparkan prosedur dan persiapan protokol kesehatan dan keselamatan yang mendapatkan tanggapan positif dari instansi terkait.
Ketua umum GAIKINDO, Yohannes Nangoi mengatakan bahwa GAIKINDO akan berupaya keras mewujudkan penyelenggaraan GIIAS yang aman dan nyaman.
"Penyelenggaraan GIIAS tahun ini akan dipersiapkan secara mendetail, agar komitmen GAIKINDO untuk mendukung bangkitnya industri otomotif Indonesia semakin terwujud, dan Kami tetap menekankan penyelenggaraan GIIAS 2021 ini harus dipastikan aman bagi semua, baik para peserta dan pengunjung," jelas Yohannes Nangoi.
Dan untuk teknisnya, pelaksanaan pameran berskala internasional GIIAS akan berlangsung secara offline mempergunakan total 100.000 meter persegi area ICE, BSD dengan pengaturan pengunjung yang sesuai penerapan protokol kesehatan berbasis pada Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment Sustainability (Kelestarian Lingkungan).
Kehadiran GIIAS pada platform offline dan online diharap dapat tetap menjaga kesehatan dan keamanan masyarakat, sekaligus memenuhi permintaan publik akan informasi terkini dari industri otomotif Indonesia dan global.
Baca Juga: New Audi A5 Resmi Mendarat di Indonesia, Harga Tembus Rp 1,2 Miliar
Berita Terkait
-
TVS Kantongi Predikat Manufaktur Ramah Lingkungan
-
Efek Domino Pandemi Bikin Harga Mobil Bekas Gagal Turun
-
Nissan Pangkas Waktu Produksi Jadi 26 Bulan Demi Lawan Dominasi Mobil China
-
Sinyal Bahaya dari China Saat Pasar Otomotif Mulai Masuki Tahap Jenuh
-
GAIKINDO Tantang Merek Baru Berinvestasi Bukan Sekadar Cari Cuan di Indonesia
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV
-
Kenaikan Harga BBM Dongkrak Penjualan Mobil Listrik di Indonesia