Suara.com - Petugas gabungan Polresta Surakarta, TNI, Satpol PP, dan Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Jawa Tengah melakukan Operasi Yustisi menekan laju kasus COVID-19 di Solo, serta menemukan pedagang asal luar kota, yang memasarkan dagangan menggunakan mobil. Berlokasi di area parkir Alun-alun Keratonan Pasar Kliwon Solo, Senin (21/6/2021), sekitar seratusan pedagang menjalani tes usap antigen.
Dikutip dari kantor berita Antara, dalam Operasi Yustisi penegakan disiplin protokol kesehatan itu, petugas gabungan menemukan empat pedagang bermobil asal luar kota yang mengantongi hasil tes antigen positif Covid-19.
Menurut Kepala Polres Kota Surakarta, Kombes Pol Ade Safri Simanjutak, Polresta Surakarta bersama unsur TNI dan Pemerintah Daerah setempat telah mengidentifikasi beberapa sport pusat perekonomian di Solo, tepatnya di Alun-alun Utara Keraton Surakarta pada waktu-waktu tertentu setiap hari Senin dan Kamis, dibanjiri pedagang bermobil dari luar kota Surakarta.
Petugas gabungan kemudian melakukan Operasi Yustisi dengan sanksi tes usap antigen, di tempat parkir Alun-Alun Utara Keraton Serengan Solo, mulai pukul 04.30 WIB tadi pagi.
Dalam Operasi Yustisi itu, dari 153 pedagang asal luar kota yang terjaring oeparasi dilakukan tes antigen dan ditemukan empat orang hasilnya positif, sedangkan lainnya negatif.
Langkah selanjutnya, pedagang yang positif dibawa ke RS Bung Karno untuk proses tes PCR.
Empat pedagang yang dinyatakan positif dari tes cepat antigen itu, dua orang berasal dari Pekalongan, satu orang asal Mojokerto dan satu lainnya asal Batang. Mereka kemudian dibawa ke RSUD Bung Karno dilakukan tes PCR dan setelah itu dikirim ke Isolasi Terpusat di Asrama Haji Donohudan Boyolali.
Sementara Kepala Satpol PP Kota Surakarta Arif Darmawan menambahkan sesuai perintah Wali Kota Surakarta dalam rapat Forkompimda, untuk dilakukan pengecekan kepada pedagang dari luar kota khususnya berasal daerah zona merah.
"Kami yang menurunkan 55 personel kemudian melakukan penjaringan lagi menemukan 37 orang pedagang asal lua kota dan hasilnya tes semua negatif sehingga, total ada 154 orang yang dites usap antigen," jelas Arif Darmawan.
Baca Juga: Mobile Laboratorium PCR di Jambi Berikan Lantatur Atau Sistem Drive Thru
"Kami sudah menindak delapan pedagang mobil yang nekat berjualan di area parkir dengan tindak pidana ringan (tipiring)," imbuhnya.
Dann Arif Darmawan juga menjelaskan pedagang yang menjajakan dagangan menggunakan mobil seharusnya hanya mengirim atau menyetor barang. Bukan berjualan di area parkir, yang menurut peraturan dilarang.
Tag
Berita Terkait
-
Gubernur Pramono Pastikan Jakarta Tiadakan Operasi Yustisi bagi Pendatang Baru, Tapi...
-
Jakarta Tetap Terbuka bagi Pendatang, Pramono Anung Pastikan Tak Ada Operasi Yustisi
-
Breakingnews! Pemain Keturunan Brasil Positif COVID-19
-
Beda dengan Anak Buahnya, Rano Karno Prediksi Pendatang Baru di Jakarta Capai 50 Ribu Orang
-
Larang Operasi Yustisia usai Mudik Lebaran, Pramono: Siapa pun Mau ke Jakarta, Monggo Aja
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Modus Penipuan 'Sekrup' di SPBU Bikin Tekor Konsumen, Apa Itu?
-
Daftar Penyakit Avanza Lawas Menurut Pakar, Kini Harganya Cuma Segini
-
Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
-
IPONE Goda Penggemar Modikasi di Bandung dengan Produk Eksklusif
-
Atap Bocor dan Suspensi Keras: Begini Jawaban Teknis Pindad Jawab Keluhan Presiden Prabowo
-
Motul Perkuat Hubungan dengan Komunitas Otomotif Lewat Ajang BBQ Ride 2026
-
Harga Pertamax Naik, Ini Pilihan Mobil Bekas yang Masih Aman Minum Pertalite
-
Rincian Biaya Full Tank 7 Skutik Honda di Kala Pertamax Meroket, Paling Murah Rp60 Ribuan
-
Sinergi Bajaj Adira Finance: Dorong Ekonomi Lokal dan Perluas Kepemilikan Kendaraan Roda Tiga
-
Kawasaki KLX150 Termurah Tipe Apa? Segini Harga dan Spesifikasinya