Suara.com - Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat Pulau Jawa-Bali, Kepolisian Resor (Polres) Lebak Banten memutarbalikkan kendaraan guna mencegah penyebaran Covid-19.
Dikutip dari kantor berita Antara, petugas memutarbalikkan kendaraan yang tidak termasuk pengecualian dan pengemudi tidak dilengkapi dokumen sebagaimana disyaratkan. Termasuk tanpa sertifikat vaksinasi dosis pertama.
"Kami sejak tiga hari terakhir penerapan PPKM Darurat, 3-6 Juli 2021, mencatat 737 kendaraan yang hendak masuk ke wilayah Lebak diputarbalikkan," jelas Kapolres Lebak AKBP Teddy Rayendra di Lebak, Selasa (6/7/2021).
Pemutarbalikkan kendaraan dari luar daerah Kabupaten Lebak melalui posko penyekatan di perbatasan Sukabumi, Tangerang, Bogor, Pandeglang dan Serang.
Dari 737 kendaraan yang diputarbalikkan ini, komposisinya adalah 550 unit roda dua, dan 187 roda empat.
"Semua kendaraan yang diputarbalikkan itu, karena mereka tidak dilengkapi sertifikasi vaksin dosis pertama," kata Kapolres Lebak.
AKBP Teddy Rayendra mengatakan, kendaraan dari luar daerah boleh masuk ke wilayah Kabupaten Lebak selama mereka melengkapi persyaratan di antaranya dapat menunjukkan bukti sertifikat vaksin karena ini masuk peraturan selama PPKM Darurat.
Penerapan PPKM Darurat di Kabupaten Lebak masuk tujuh kota dan kabupaten di Provinsi Banten karena berstatus zona merah.
"Kami minta petugas di posko penyekatan ketat sampai 20 Juli guna mencegah penyebaran virus Corona," tandas AKBP Teddy Rayendra.
Salah satu dari pengemudi mobil yang diputarbalik adalah Aryadi. Ia kembali ke Bogor karena tidak bisa menunjukkan sertifikat vaksin dosis pertama.
"Kami rencana mau ke Warunggunung, namun diputarbalikkan oleh petugas," ujarnya.
Kembali kepada pemaparan Kapolres Lebak, salah satu persyaratannya adalah bisa menunjukkan bukti sertifikat vaksin yang mesti dikantongi selama PPKM Darurat.
Berita Terkait
-
Ironi di Tanah Jawara, Lebak Jadi Sarang Kawasan Kumuh Terluas di Banten
-
Menikmati Pesona Wisata Hidden Gem: Curug Munding di Lebak Banten
-
Gempa Magnitudo 5,5 Mengguncang Wilayah Lebak Banten, Getarannya Terasa Sampai Jakarta
-
Cara Mengunduh Sertifikat Vaksinasi dari SMS, WA dan Website PeduliLindungi
-
Jembatan Gantung di Lebak Banten Rusak Parah
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Terpopuler: Daihatsu Rocky Bekas Harga Makin Terjangkau, Fortuner Listrik 300 Jutaan
-
Kualitas Perangkat Lunak Toyota bZ4X Dipertanyakan Setelah Recall Berulang Kali
-
Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
-
Akankah Harley-Davidson 40 Jutaan Beredar Global Termasuk ke Indonesia?
-
Mobil Listrik Toyota Sekaliber Fortuner Hadir, Harga Mulai Rp300 Jutaan
-
Yamaha Ajak Pengguna Motor Indonesia Makin Peduli Keselamatan Lewat Gerakan Pilih Selamat
-
Selamat Tinggal Pedal Rem! Motor Sport Yamaha Terbaru Bakal Dikendarai ala Skutik?
-
Pesona Ducati Desmo250 MX: Motor Trail Ber-DNA Superbike, Punya Fitur Quickshifter
-
Mobil Listrik Tapi Bebas Cas di SPKLU? Buktikan Sendiri Sensasi Nissan e-POWER di Yogyakarta
-
Harga Daihatsu Rocky Bekas Manual Makin Menggoda: LCGC Kalah Murah, Intip Spesifikasinya