Suara.com - Perusahaan raksasa teknologi asal China, Xiaomi dikabarkan sedang melakukan perekrutan khusus untuk meningkatkan pengembangan teknologi sistem mobil otonom bagi calon kendaraan produksinya.
Sebagai pemain baru di industri otomotif, Xiaomi disebut ingin mengembangkan sistem otonom level 4 dan ingin mempekerjakan 500 staf baru dalam mencapai target ini, demikian dilaporkan Caixing Global.
Sebagian besar posisi nantinya akan ditempatkan di kantor pusat perusahaan di distrik Haidian, dekat ibu kota Beijing dan melakukan pekerjaan terkait dengan algoritma, pemetaan presisi tinggi, pembelajaran imitasi, dan riset mendalam.
Belum lama ini, Xiaomi juga melakukan kampanye iklan online yang menawarkan 20 posisi terkait dengan mengemudi secara otonom. Termasuk posisi yang terkait dengan infrastruktur dalam kendaraan dan pemetaan presisi tinggi.
Apa yang dilakukan Xiaomi semakin memperkuat dugaan sebelumnya bila perusahaan sedang dalam pengembangan mobil listrik.
Pada Maret lalu, dilaporkan bahwa Xiaomi sedang dalam pembicaraan dengan Great Wall Motors untuk menggunakan salah satu pabriknya di China membangun kendaraan listrik dengan mereknya sendiri untuk diproduksi secara masal.
"Xiaomi ingin menemukan produsen mobil yang matang untuk memanfaatkan infrastruktur. Hal ini memungkinkan perusahaan untuk menerapkan teknologi internet seluler yang mereka miliki untuk mobil listrik," kata analis senior LMC Automotive Alan Kang awal tahun ini.
"Keunggulan Xiaomi dalam sistem operasi dan perabotan rumah juga membawa banyak imajinasi untuk kerja sama semacam itu di masa depan," pungkasnya.
Rencananya, Xiaomi akan meluncurkan kendaraan listrik pertama sekitar 2023 dan ingin mobilnya terhubung dengan perangkat cerdas yang mereka miliki.
Baca Juga: Angkut Atlet Paralimpiade dan Olimpiade Tokyo 2020, Toyota e-Palette Simbol Mobilitas
Berita Terkait
-
Purbaya Akui China Sempat Khawatir soal Kondisi Fiskal RI
-
Purbaya Rayu Menkeu dan Investor China Beli Panda Bond RI, Dianggap Punya Dana Besar
-
BMW Terjebak Krisis Setelah Pangkas Target Laba dan Saham Merosot Tajam
-
Kata-kata China soal Perdamaian AS - Iran: Kini Fokus ke Masalah Selat Hormuz
-
Purbaya Kantongi Utang Rp 302,8 T dari China, Biayai Proyek Pemerintah hingga 2029
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Terpopuler: SPBU Swasta Sepi, Mobil Listrik Mitsubishi Bisa Gantikan Genset
-
Konsumen Toyota dan Lexus Jengah, Protokol Recall 270 Ribu Unit Mobil Jadi Sebabnya
-
4 Motor Brilian Suzuki yang Nggak Masuk Indonesia, padahal Bisa Bikin Kelas 150cc Bertekuk Lutut
-
Daftar Harga Motor Matik Juni 2026 Setelah Alami Kenaikan Harga
-
Nongol di Dealer, Mitsubishi Kenalkan Mobil Listrik dengan Harga Mirip BYD Atto 1
-
3 Mobil Mitsubishi Termurah tapi Belum Ketuaan: Mulai 90 Jutaan, Maticnya Jarang Masuk Bengkel
-
CVT Mitsubishi Xpander vs Toyota Veloz Lebih Awet Mana? Begini Kata Mekanik
-
BMW Terjebak Krisis Setelah Pangkas Target Laba dan Saham Merosot Tajam
-
Penasaran Sensasi Mobil Listrik Tanpa Charger? Nissan Gelar e-POWER Driving Experience di Yogyakarta
-
Mobil Listrik Geely EX2 dari Kacamata Pengguna Perempuan