Suara.com - Honda merilis Honda NSX Type S generasi kedua. Mobil ini adalah model terakhir dari Honda NSX generasi kedua dengan peningkatan performa serta desain yang lebih agresif.
Apakah mobil ini berpeluang masuk ke Indonesia?
Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy mengatakan, pihaknya belum berminat untuk mendatangkan model ini ke Tanah Air.
"NSX, kami tidak pernah memasarkannya melalui pemegang merek. Jadi kami tidak ada rencana memasukkan NSX ke Indonesia melalui pemegang merek," ujar Yusak Billy, dalam sesi virtual conference, baru-baru ini.
Ia menambahkan, PT HPM tidak pernah memasarkan NSX di Tanah Air karena pasarnya kurang begitu baik. Jadi sampai saat ini juga tidak merencanakan memboyong Honda NSX edisi terakhir.
Sebagai informasi, Honda NSX generasi kedua diluncurkan pada Agustus 2016 dengan mengadopsi sistem 3-motor hybrid Honda Sport Hybrid SH-AWD (Super Handling-All Wheel Drive).
Model ini spesial dibuat sebagai ungkapan terima kasih Honda kepada konsumen. Sebagai puncak dari rangkaian pengembangan Honda NSX generasi kedua, NSX Type S mempunyai peningkatan performa serta tampilan desain semakin agresif. Model ini juga dibuat khusus untuk membuat konsumen merasakan kesenangan dalam berkendara.
Selain itu, Honda NSX Type S tampil menarik dalam warna warna matte baru atau bukan glossy. Produk ini tersedia 350 unit di seluruh dunia. Meliputi 320 unit di luar Jepang dan 30 unit di pasar domestik.
Baca Juga: Penjualan Honda Melambung, Peran dari Relaksasi PPnBM-DTP 100 Persen
Berita Terkait
-
Anomali Maarten Paes, Naik Kelas Bergabung Raksasa Dunia saat Kompatriotnya Turun Kasta
-
Uji Coba Timnas Indonesia U-17 vs China, Berikut Harga Tiketnya
-
Dewa United dan Persija Jakarta Rebutan Ivar Jenner?
-
Cetak Hattrick di Arsenal, Pemain Keturunan: Sangat Indah Jika Bermain untuk Timnas Indonesia
-
Liga 1 Indonesia: Kekuatan yang Berkembang di Sepak Bola Asia Tenggara
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kembalikan Uang Keuntungan Rp5,1 Miliar, Pengakuan Saksi di Sidang Korupsi Chromebook: Saya Takut
-
Beredar Isu Anies Baswedan Dipantau Intel saat Sedang Makan Soto, Kodam Diponegoro: Hoaks!
-
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku, DPR: Ini Alarm Keras, Negara Harus Hadir
-
Sebut Cuma Kebetulan Lagi Makan Soto, Kodam Diponegoro Bantah Kirim Intel Pantau Anies
-
Airlangga Girang, Modal Asing Mulai 'Mudik' ke Saham RI
Terkini
-
3 Jenis Mobil Bekas yang Perlu Dihindari Meski Harganya Murah, Bukannya Untung Malah Rugi
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif
-
Motor Adventure Bekas Suzuki V-Strom 250 vs Kawasaki Versys 250, Mending Mana?
-
Gadai BPKB Mobil di SEVA Jadi Alternatif Pembiayaan, Ini Syarat dan Prosesnya
-
5 Mobil Sedan Suzuki Paling Irit BBM dan Nyaman Buat Harian
-
7 Rekomendasi Mobil Matic Kecil dengan Suspensi Paling Empuk
-
Yamaha Kenalkan Motor Listrik Baru! Harga Mirip Aerox, Sekali Cas Bisa Tempuh Jogja-Semarang
-
GAC Indonesia Siapkan Tiga Mobil Baru Termasuk MPV Hybrid 7 Penumpang di IIMS 2026
-
5 Mobil Listrik dengan Suspensi Paling Empuk, Ada BYD hingga Wuling
-
Dukung Ekosistem Kendaraan Listrik Massiv Thunder EV Resmi Meluncur untuk Pengguna BEV Indonesia