Suara.com - Anak usaha PT Wijaya Karya (Persero) Tbk. atau Wika, PT Wika Industri & Konstruksi atau Wika Ikon resmi melakukan ekspor 15.000 set produk komponen mobil ke Thailand. Komponen itu akan digunakan untuk memproduksi Toyota Fortuner di negara tersebut.
Sekretaris Perusahaan WIKA, Mahendra Vijaya menuturkan bahwa dipercayanya Wika Ikon oleh Itochu sebagai eksportir produk komponen mobil ini didasarkan atas jalinan kerja sama yang baik selama ini antara kedua pihak dalam melakukan product development design secara jangka panjang dan mengacu pada kualitas produk yang telah teruji.
“Harapannya ekspor ini menjadi tolok ukur atas sebuah optimisme Wika Ikon dalam menghasilkan produk-produk part automotive berkualitas yang diakui dunia," ujar Mahendra dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat (13/8/2021).
Wika Ikon resmi mengirimkan komponen mobil produksi anak bangsa ke Thailand. Sebanyak kurang lebih 15.000 set komponen mobil berupa roof rack set yang diproduksi Pabrik Plastic, Pressing & Casting (PPC) Wika Ikon sudah memasuki pengiriman ketiga ke Itochu Thailand pada akhir Juli 2021.
Nantinya produk-produk tersebut akan diaplikasikan pada bagian kerangka atap mobil Toyota Fortuner produksi Toyota Motor Thailand.
Rencana pengiriman komponen ini secara keseluruhan terbagi dalam 6 batch. Batch pertama dan kedua telah dilaksanakan di bulan Maret dan Mei 2021 lalu, batch selanjutnya akan dilaksanakan pada September 2021.
Wika Ikon merupakan salah satu anak perusahaan dari PT Wijaya Karya (Persero) Tbk yang bergerak di bidang industri dan pabrikasi baja. Memasuki abad ke 21, Wika Ikon berusaha untuk meningkatkan kinerja dalam setiap aspek, mulai dari manajemen, sumber daya manusia, hingga pada struktur inovasi dan teknologi tertinggi.
Anak usaha Wika tersebut secara konsisten menerapkan dan menumbuhkan kepercayaan kepada semua pemangku kepentingan, yaitu pelanggan, investor dan mitra bisnis.
Baca Juga: Dari Agya Sampai Fortuner Disentuh Modifikasi GR Sport, Ini Daftar Harganya
Berita Terkait
-
Harga Terjun Bebas, 3 Alasan Fortuner Tipe Ini Ternyata Lebih Nyaman dari Tipe GR, Masih Worth It?
-
Harga BBM Diesel Nyaris Rp28 Ribu, Kenapa Fortuner dan Innova Malah Makin Laris?
-
Harga BBM Diesel Mencekik, Toyota Siapkan Senjata Rahasia untuk Fortuner?
-
Hitungan Gila BBM Fortuner 2026, Uang Bensin Setahun Kini Setara 18 Gram Emas Antam
-
7 Mobil 'Raja Jalanan' Identik dengan Citra Arogan, Kini Kemerosotan Harganya Bikin Segan
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
90 Menit yang Mengungkap Identitas Asli Inggris dan Argentina
-
Bawa Kendaraan Pribadi pada Hari Rabu, ASN Jaksel Bakal Kena Teguran Lisan
-
3 HP Android dengan Fitur Dynamic Island ala iPhone, Mulai Rp2 Jutaan
-
Harga Pangan Hari Ini: Cabai hingga Daging Ayam Turun, Daging Sapi dan Minyak Kemasan Melonjak
-
Sindiran Menohok Lionel Messi untuk Haters: Ada yang Sedih Argentina ke Final Piala Dunia 2026
-
Sopir Main HP, Truk Molen Terjepit di Jembatan Matraman Sampai Ban Harus Dikempiskan
-
Chemical atau Physical? Ini Jenis Sunscreen Terbaik untuk Anak Menurut Dokter
-
Lionel Messi Bantah Argentina 'Anak Emas' FIFA: Kami ke Final karena Kerja Keras
-
Menembus Pelosok Desa, Kiprah Mantri BRI Perkuat Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan
-
Menapaki Jalan Berlumpur hingga Pelosok Desa, Mantri BRI Menjadi Penggerak Ekonomi Rakyat