Suara.com - Saat ini, tak sedikit pengendara motor yang menggunakan ponsel saat berkendara dengan cara memasangkan alat komunikasi ini pada holder yang biasanya tersemat pada kendaraan roda dua.
Hal tersebut banyak dilakukan, tak cuma oleh pengendara motor yang sedang mencari, namun juga oleh para driver ojek online (ojol).
Rupanya hal ini tak direkomendasikan oleh pembuat ponsel ternama, Apple. Produsen smartphone mahal ini menyebutkan bahwa hal tersebut bakal membuat ponsel racikan mereka mudah rusak.
Dilansir oleh RideApart, pada 10 September 2021, Apple menerbitkan buletin baru yang menyarankan banyak pengguna iPhone model akhir agar tidak memasang perangkat mereka di sepeda motor.
Mengutip dokumen secara langsung, “mengekspos iPhone Anda ke getaran amplitudo tinggi dalam rentang frekuensi tertentu, khususnya yang dihasilkan oleh mesin sepeda motor bertenaga tinggi, dapat menurunkan kinerja sistem kamera.”
Sayangnya Apple tidak memberikan petunjuk apa pun tentang rentang frekuensi spesifik yang terlibat, atau apa yang didefinisikan sebagai "mesin sepeda motor berdaya tinggi."
Perlu diingat bahwa di beberapa negara di dunia, sepeda di atas 400cc dianggap sebagai "sepeda besar", sedangkan negara-negara lain seperti AS tampaknya berpikir bahwa apa pun di bawah 1.000cc itu kecil.
Patokan angka tersebut sebenarnya sangat membantu jika Anda adalah perusahaan internasional yang ingin memenuhi kebutuhan banyak orang dan berbagai kelompok orang.
Kemudian buletin tersebut juga menyebutkan bahwa "Disarankan juga untuk menghindari penggunaan reguler untuk waktu yang lama untuk lebih mengurangi risiko kerusakan."
Baca Juga: TERBARU Cara Bayar Pajak Online Kendaraan Tahun 2021
Lagi, mereka tak menjabarkan dengan rinci apa yang dimaksud dengan "periode berkepanjangan" dan/atau "penggunaan reguler".
Model iPhone apa yang terpengaruh? MacRumors, yang pertama kali melihat dokumen dukungan baru, menambahkan bahwa perangkat sistem OIS dan AF loop tertutup yang menurut Apple berpotensi terkena dampak negatif oleh getaran sepeda motor, telah digunakan dari iPhone 7 ke depan. Selain itu, iPhone 6 Plus dan iPhone 6s Plus juga menggunakan sistem ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Berapa Harga Motor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026? Lenyap dalam Sekejap Usai Crash Horor
-
Konsumsi BBM 65 Km/Liter! Ini Rahasia Dapur Pacu BYD M6 DM yang Baru Rilis di RI
-
Tembus Rp28 Jutaan di Vietnam, Apa Bedanya Honda Vario 125 Street 2026 dengan Versi Indonesia?
-
Terpopuler: Chery Q Bikin Heboh, MG Terancam
-
Maxdecal Dobrak Pasar Modifikasi Motor Lewat Teknologi Vinyl untuk Segmen Motor Besar
-
Iritnya Sedan Murah Suzuki Bisa 29,7 Km per Liter, Harga Mirip Brio
-
BYD Siap Invasi Jepang, Punggawa Nissan pun Direkrut
-
Pemilik Mobil Toyota Terancam Boros Bensin Jika Masih Abaikan Delapan Hal Sepele Ini
-
Mobil MG5 Tiba-Tiba Terbakar di Parkiran, Dapat Nol Bintang di Tes Tabrak
-
Penjualan MG Indonesia Terjun Bebas, Tersingkir dari Persaingan Sepuluh Besar