Suara.com - Mendapatkan mobil second hand atau tangan kedua bisa lewat beberapa cara. Antara lain, mengunjungi situs jual beli mobil bekas atau mobkas. Dan tidak kalah menarik adalah mencarinya di balai lelang.
Yup, lelang kendaraan saat ini sudah menjadi salah satu pilihan masyarakat yang ingin membeli kendaraan.
Namun, seperti halnya mendapatkan mobkas via platform lainnya, calon pembeli harus benar-benar teliti sebelum memutuskan untuk meminang kendaraan pilihannya. Pasalnya, kendaraan yang ditawarkan lewat balai lelang biasanya dijual dalam kondisi apa adanya. Atau tidak mengalami rekondisi sehingga lebih nyaman digunakan.
Division Head PT Balai Lelang SUN, Remi Trianto berbagi beberapa tips sebelum membeli kendaraan lewat lelang online.
Menurut Remi Trianto, walaupun bisa dilakukan secara online, sebaiknya calon pembeli datang langsung untuk melihat fisik kendaraan lelang, baik dari segi interior maupun eksterior.
"Jadi bisa diperhitungkan estimasi biaya perbaikan. Atau melihat pajak yang mesti dibayarkan. Karena biasanya barang lelang belum tentu pajak kendaraannya hidup," jelasnya di Jakarta, Selasa (14/9/2021).
Remi Trianto lantas mencontohkan balai lelang memberikan daftar Toyota Avanza 2013 tipe G. Biasanya akan diberitahukan kondisi fisik kendaraan. Apakah kondisi mobil masuk kelas A, B, atau C.
"Silakan cek kondisi pajaknya di Samsat online. Dari sana akan diketahui data: kendaraan itu mati pajaknya berapa tahun. Jadi calon pembeli bisa menghitung sendiri estimasinya, dan bisa membandingkan apakah sesuai dengan harga pasar atau di atas harga pasar," jelasnya.
Langkah berikutnya adalah mendatangi lokasi di mana kendaraan lelang berada untuk melakukan pengecekan.
Baca Juga: Seru, Ikut Lelang Kendaraan Sekarang Cukup Pakai Smartphone
"Sebaiknya membawa mekanik," sambung Remi Trianto.
Terakhir, proses balai lelang untuk sampai di tangan pembeli tidak terlalu lama. Jika sudah ada pemberitahuan pemenang dan sudah melakukan deposit, calon pembeli tinggal melakukan pelunasan.
"Jadi hari itu juga mobil sebenarnya bisa diambil. Dari proses uang ke vendor itu maksimal tiga hari," tutup Remi Trianto.
Berita Terkait
-
Harga Mobil Bekas BYD Semua Series, Turun Hingga 50 Persen
-
5 City Car Bekas Paling Irit dan Mudah Perawatan untuk Jangka Panjang
-
Terpopuler: 5 Mobil Bekas Paling Empuk dan Nyaman, Berapa Harga Toyota Calya 2025?
-
5 Mobil Hatchback Terbaik Budget Rp50 Juta Rekomendasi Mas Wahid
-
Takut Tertipu saat Membeli Mobil Bekas? Simak Empat Langkah Ini agar Aman
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- 5 Mobil Bekas 80 Jutaan dengan Pajak Murah, Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
Terkini
-
5 Mobil Hybrid Termurah 2026, Solusi Irit BBM Tanpa Cas Harga Terjangkau
-
Daihatsu Ajak Komunitas Dukung Langsung Atlet Tanah Air di Daihatsu Indonesia Masters 2026
-
7 Motor Bekas Murah yang Cocok untuk Guru Honorer
-
Harga Mobil Bekas BYD Semua Series, Turun Hingga 50 Persen
-
Astra Otoparts Ekspor Mesin dan Rangka Motor ke Filipina
-
Toyota bZ Woodland 2026 Jadi Opsi Peminat AWD Tangguh, Segini Harganya
-
Motor Listrik Charged Maleo S 2026 Bisa Cas Kilat, Jarak Tempuh Tembus 150 Km
-
Suzuki Himbau Pengguna Grand Vitara untuk Segera Datangi Bengkel Resmi
-
3 MPV Alternatif Avanza Harga Miring Mulai Rp 50 Jutaan, Nyaman Buat Tidur Pas Mudik
-
5 Langkah Bikin SIM Online Tanpa Calo, Biaya Resmi Cuma Rp100 Ribu untuk Motor