Suara.com - University of Technology Australia mengembangkan proyek Ipswich Connected Vehicle Pilot (ICVP) untuk membantu pengemudi mobil mengetahui kendaraan lain di sekitar. Sehingga semakin waspada dalam mengarahkan tunggangannya.
Program ICVP yang diluncurkan pada 7 Agustus 2021 ini bertujuan untuk melengkapi 500 mobil dengan teknologi Cooperative Intelligent Transport Systems (C-ITS) dan 30 sinyal lalu lintas pinggir jalan yang dilengkapi dilengkapi perangkat komunikasi .
Dalam aplikasi teknologi itu, kap mesin mobil dipasangi antena, kotak komunikasi di bawah kursi pengemudi, dan perangkat dasbor menampilkan peringatan keselamatan kepada pengemudi.
C-ITS akan memberitahu pengemudi terkait lampu lalu lintas, batas kecepatan, proyek pekerjaan jalan, dan bahaya melalui sinyal.
"Teknologi baru ini akan membantu pengemudi agar lebih aman menyetir, dan pada akhirnya menekan angka kecelakaan," jelas Andry Rakotonirainy, Direktur CARRS-Q QUT, dikutip dari Rideapart.
Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan banyak pengujian teknologi baru ini untuk memastikan tidak mengganggu pengemudi.
Lewat pemberitahuan berupa peringatan sedini mungkin, bisa membantu pengemudi mengadopsi perilaku yang lebih aman saat berkendara.
"Juga akan membantu menghindari tabrakan, membantu pengemudi lebih waspada terhadap pengendara sepeda dan pejalan kaki, serta mengurangi kemacetan di jalan yang sibuk," terangnya.
Sejauh ini teknologi yang dikembangkan masih dalam tahap uji coba. Rencananya akan dirilis pada 2022.
Baca Juga: Optimalkan Fitur Digital, All-New Renault Megane E-TECH Gunakan Qualcomm Snapdragon
Berita Terkait
-
Pertama di Dunia, Remaja Australia Ini Meninggal karena Gigitan Kutu
-
Langka di Dunia, Ibu Ini Lahirkan Bayi Kembar Empat Identik Berjenis Kelamin Perempuan
-
Media Tetangga Sampai Heran Ada 3 Pemain Berdarah Australia Bersama Timnas Indonesia
-
Dapat Lampu Hijau dari Pemerintah NSW, Proyek Rp25 T Milik WNI Siap Dibangun
-
4 Realita Tinggal di Australia yang Wajib Kamu Tahu, Pasti Seru Kayak di Tiktok?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim