Suara.com - Sepeda motor generasi terbaru sudah banyak yang menggunakan sistem rem Anti-lock Braking System atau rem ABS. Teknologi ini menjamin keamanan pengendara sekaligus membuat tunggangan lebih mudah dikendalikan.
Karenanya merawat rem ABS sepeda motor sangatlah penting untuk memastikan keselamatan pengendara di jalan raya.
“Sistem pengereman dengan teknologi ABS merupakan salah satu fitur yang penting dalam mendukung kesalamatan berkendara," kata Antonius Widiantoro, Manager Public Relation, YRA & Community, PT Yamaha Indonesia Motor Mfg dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (17/9/2021).
Antonius menjelaskan, rem ABS berfungsi untuk mencegah roda terkunci dan kehilangan traksi saat sedang melakukan rem mendadak atau hard braking. Alhasil sehingga motor pun akan lebih mudah untuk dikendalikan.
"Agar sistem pengereman ABS ini dapat berfungsi secara optimal, konsumen juga disarankan untuk rutin mengecek kondisi komponen rem ABS dan pendukug lainnya,” lanjut Antonius.
Berikut adalah tips merawat rem ABS:
- Cek kondisi minyak rem
Minyak rem menjadi salah satu komponen yang perlu diperhatikan, agar sistem pengereman motor dapat berkerja dengan baik. Pastikan volume minyak rem pada tangki reservoir tetap sesuai standard, artinya tidak lebih dan kurang dari batas yang tertera pada tangki tersebut. Untuk sepeda motor Yamaha, penggantian minyak rem disarankan setiap 20.000 kilometer atau setiap 1 – 2 tahun sekali sesuai dengan pemakaian motor. - Cek kondisi kanvas rem
Salah satu komponen penting dalam sistem pengereman motor adalah kanvas rem, karena komponen inilah yang berfungsi menjepit piringan cakram (dengan bantuan kaliper) pada saat tuas rem ditekan oleh pengendara, saat ingin mengurangi kecepatan.
Wajib hukumnya mengecek dan membersihkan secara rutin kanvas rem untuk menghilang kotoran dan minyak yang mungkin menempel di permukaan kanvas. Kanvas rem aus ditandai dengan permukaan yang menipis (garis tanda batas hilang tergerus). Jika sudah begitu, maka kanvas rem harus diganti. - Cek kondisi selang rem
Jangan lupa juga untuk selalu mengecek kondisi selang rem, yang menghubungkan tuas rem dengan kaliper. Melalui selang ini, minyak rem akan mendorong caliper secara hidrolik untuk menekan piringan cakram. Karena berbagai sebab, masalah pada selang rem bisa saja terjadi, seperti retak, bocor, hingga tertekuk. - Bersihkan kaliper dan cakram rem
Kaliper dan cakram rem merupakan komponen yang jarang sekali rusak - selama pemakaiaan wajar. Namun tetap saja perlu dirawat. Caranya dengan rutin membersihkan dari debu, tanah, minyak serta kotoran lain yang menempel pada komponen.
Jangan lupa cek juga proses pemasangannya dan pastikan komponen tersebut dalam kondisi rigid dan tidak kendor. Karena jika kondisinya goyang atau bergetar, maka komponen-komponen tersebut sangat rentan saling bergesekan dan menyebabkannya cepat aus sehingga perlu diganti. - Perhatikan indikator ABS
Pada beberapa motor seperti All New NMAX 155 Connected ABS, terdapat lampu indikator ABS di bagian speedometer. Fungsi dari kehadirannya adalah untuk memberikan notifikasi kepada pengendara, terkait kondisi peranti ABS yang tertanam pada motor.
Jika lampu indikator ABS menyala selama motor dikendarai, artinya telah terjadi malfungsi pada sistem pengereman ABS. Pengendara sangat disarankan untuk segara membawa motor ke diler resmi Yamaha untuk pengecekan.
Demikianlan tips merawat rem ABS dari Yamaha.
Berita Terkait
-
6 Rekomendasi Motor Bekas yang Bisa Buat Selonjoran, Harga Affordable!
-
Harga Yamaha NMAX Varian Termurah Berapa? Simak Simulasi Kredit DP Ringan
-
Jangan Beli Motor Baru Dulu! Ini Daftar Harga NMAX Bekas yang Lebih Murah dari BeAT Baru
-
Kemenhub Dukung Kewajiban Rem ABS di Semua Motor Baru
-
Harga Yamaha NMAX Terpantau Alami Kenaikan di Awal Tahun
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
7 Mobil Baru Cicilan 2 Jutaan, Solusi Anti Kehujanan Pas untuk Gaji UMR
-
7 Orang Muat Lega, Kenyamanan Setara Innova: Pesona Mobil Honda Bekas Mulai Rp60 Jutaan
-
5 Mobil Bekas Manual di Bawah Rp50 Juta, Mesin Bandel dan Anti Boros!
-
Terpopuler: 5 Mobil Mulai Rp80 Jutaan untuk Wanita, Sepeda Listrik Boleh Dicas Semalaman?
-
MPV Bekas Murah Nyaman dan Berkelas: Mending Mitsubishi Grandis, Honda Odyssey, atau Toyota Previa?
-
Insentif Mobil Listrik Berbasis Bahan Baku Lokal, Toyota: Industri Domestik Siap?
-
5 Motor Matic Kecil untuk Wanita, Cocok buat Belanja hingga Ngampus
-
Dibuka Pekan Depan, IIMS 2026 Dibanjiri Brand Otomotif Asal China
-
Langkah Strategis Mazda Hadirkan Dealer Standar Global di Mataram
-
Terpopuler: Fitur Baru Xpander Makin Stabil di Tikungan, Mobil Gampang Dirawat Jarang ke Bengkel