Suara.com - Operasi Patuh Candi 2021 yang digelar Polres Karanganyar Jawa Tengah tidak menerapkan tilang terhadap pelanggar. Operasi ini berlangsung 20 September - 3 Oktober 2021. Namun, kendaraan sepeda motor yang tidak sesuai dengan aturan, seperti knalpot brong, tetap diamankan.
Pemilik kendaraan diberikan surat teguran dan pembinaan saat hendak mengambil kendaraan di kantor Satlantas setempat.
Kekinian, Satuan Lalu Lintas Polres Karanganyar telah memeriksa dokumen puluhan unit kendaraan sepeda motor yang menggunakan knalpot brong di sepanjang Jalan Lawu Karanganyar, Jawa Tengah.
Dikutip dari kantor berita Antara, Kepala Satlantas Polres Karanganyar AKP Sarwoko di Karanganyar, Selasa (28/9/2021), mengatakan bahwa pihaknya mengamankan 29 unit kendaraan karena melakukan pelanggaran.
Kini pihaknya sedang memeriksa surat-suratnya di Kantor Satlantas Polres Karanganyar.
Menurut Kasatlantas, kendaraan sepeda motor tadi diamankan Polisi karena tidak dilengkapi spion, pelat nomor kendaraan, dan knalpot tidak sesuai standar atau brong. Sebuah jenis yang meresahkan masyarakat.
Pemilik kendaraan sepeda motor yang suratnya lengkap dan sudah melengkapi kelengkapan atau mengganti knalpot dengan versi standar bisa mengambil kendaraannya.
Adapun kendaraan yang sudah diambil pemiliknya tercatat 16 unit, sedangkan 13 unit sepeda motor lainnya belum diambil.
AKP Sarwoko menegaskan bahwa pemilik harus melengkapi kendaraannya apabila hendak mengambil sepeda motor di Kantor Satlantas Polres Karanganyar.
Baca Juga: Honda Ajukan Paten Teknologi Sensor Baru untuk Sepeda Motor
"Jika tidak ada spion, dipasangi dahulu. Knalpot brong diganti dengan yang standar. Jadi, keluar sudah sesuai dengan standar," jelasnya.
Sebanyak 60 persen pemilik kendaraan yang diamankan masih di bawah umur. Penanganannya, Polisi memberikan edukasi kepada pemilik kendaraan.
Berita Terkait
-
Hantam Jalan Berlubang di Tanjung Priok, Pengendara Motor Tewas Terserempet Truk
-
Penjualan Motor Listrik Dinilai Masih Bisa Naik 10 Persen Tanpa Insentif
-
Motor Legendaris Suzuki Ini Kembali Jadi Primadona di Tahun 2025
-
Pajak Opsen Jadi Tantangan Industri Sepeda Motor Indonesia Tahun 2026
-
Tekan Angka Kecelakaan, Kemenhub Siapkan Aturan Baru Standar Teknologi Motor
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Terpopuler: Mobil Murah dengan Opsen yang Nggak Bikin Perih, Pikap Agrinas Tuai Kritik
-
5 Mobil dengan Pajak Murah, Bensin Irit, dan Opsen Nggak Bikin Perih
-
Rektor Paramadina Kritik Rencana Impor 105.000 Pikap: Deindustrialisasi Terselubung
-
Alasan Agrinas Pilih Impor 105 Ribu Pick Up India Ketimbang Produk Lokal
-
Pilih Mobil Hybrid atau Plugin Hybrid? Cek Perbandingannya di Sini
-
Ukuran Mobil Avanza Berapa? Pastikan Muat di Garasi, Segini Harganya Jelang Musim Mudik Lebaran
-
Geely EX2 Catatkan Ribuan Pemesanan di IIMS 2026
-
Ganti Oli Motor Matic Berapa Bulan Sekali? Ini 5 Rekomendasi Pelumas Ciamik
-
Mau Jual Mobil Bekas di Mana? 5 Rekomendasi Situs untuk Jual Mobil
-
GAC Indonesia Kantongi Ribuan SPK di IIMS 2026, AION UT Jadi Primadona