Suara.com - Suzuki Baleno hatchback mendapat peringkat bintang nol dalam tes yang dilakukan new car assessment program (NCAP) Amerika Latin.
Ini bukan pertama kalinya Suzuki tidak mencatatkan bintang untuk salah satu produk mereka di pasar Amerika Latin. Sebab dua bulan lalu, Suzuki Swift juga mencatatkan hasil yang sama.
Alejandro Furas, Sekretaris Jenderal Latin NCAP, mengatakan, bintang nol Baleno adalah bagian dari kekecewaan yang berkelanjutan, setelah peringkat bintang nol Suzuki Swift beberapa minggu lalu.
"Kinerja keselamatan yang sangat buruk pada perlindungan penumpang dewasa dan anak di penawaran dari Suzuki sebagai standar untuk konsumen Amerika Latin," ujar Alejandro Furas, seperti dikutip dari Carscoops.
Sementara itu Latin NCAP Chairman, Stephan Brodziak menambahkan, sangat disayangkan ada lagi mobil zero stars dari Suzuki.
"Disebutkan model Baleno memiliki tingkat keamanan yang rendah," terangnya.
Seperti Suzuki Swift, Suzuki Baleno diproduksi di India oleh Maruti Suzuki. Pada akhir 2020, Suzuki S Presso juga mencetak nol bintang. Setelah lima tahun sejak Global NCAP menguji beberapa mobil buatan India banyak di antaranya yang gagal soal urusan keselamatan.
Pada saat itu, Suzuki Eeco dan Suzuki Celerio dari Maruti Suzuki sama-sama tidak mendapat bintang. Suzuki Baleno spek Latin, bagaimanapun, dilengkapi airbag ganda sebagai standar tetapi masih memberikan peringkat yang buruk. Ini mencatat skor 20 persen untuk perlindungan orang dewasa, tetapi perlindungan anak bahkan lebih buruk, hanya 17 persen.
Menurut NCAP Latin, perlindungan yang ditawarkan kepada bagian kepala dan leher cukup bagus. Namun lutut pengemudi dan satu penumpang menunjukkan perlindungan yang buruk.
Baca Juga: Demi Mengadang Avanza dan Xpander, Suzuki Siapkan Penyegaran Ertiga?
Perlindungan benturan samping Baleno sangat buruk, dengan dada penumpang dibiarkan tidak terlindungi.
Tes lain, seperti benturan tiang samping, tidak dilakukan karena mobil tidak dilengkapi pelindung kepala samping sebagai standar, sementara skor perlindungan whiplash juga mengecewakan karena kurangnya prasyarat benturan belakang.
Akan tetapi, Baleno tidak sendirian. Toyota Yaris yang diproduksi di Brasil dan Thailand hanya dianugerahi satu bintang dari lima bintang.
Tag
Berita Terkait
-
Spesifikasi Mitsubishi Xforce Hybrid: Mending Mana Lawan HR-V HEV dan Yaris Cross HEV?
-
Struktur Bodi Kia Sonet Dinilai Tak Stabil, Kantongi Satu Bintang Dalam Uji Keselamatan
-
Bukan LCGC, Ini 5 Mobil Bekas Irit BBM Mulai Rp 80 Jutaan
-
Pilihan Mobil Bekas Satset Pengganti KRL, Irit BBM Untuk Harian
-
Menolak Punah, Mazda 2 Hidup Lagi Pakai Mesin Hybrid Yaris
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
HKBP Perkuat Komitmen Tingkatkan Mutu Pendidikan
-
Resmi Dihibahkan ke Pemprov Jabar, Teras Cihampelas Bandung Bakal Dibongkar Total
-
Hilirisasi Sawit RI Diklaim Sukses, 80% Ekspor Tak Lagi Produk Mentah
-
5 Fakta Kapal Jukung Terbakar di Sungai Musi, Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
-
Bakery Singapura BIdik Pasar Kuliner RI, Ekspansi Perdana ke Jakarta
-
BGN Enggan MBG Dibenturkan dengan Sekolah Roboh: Enggak Nyambung
-
GAC Beri Harga Spesial AION UT hingga HYPTEC HT di GIIAS 2026
-
7 HP Murah Baterai Besar Fast Charging, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Sailun Tekan Biaya Operasional Sektor Pertanian Indonesia Lewat Ban MAXAM
-
Dewa 19 Meriahkan Puncak Nommensen Festival