Otomotif / Mobil
Selasa, 31 Maret 2026 | 15:21 WIB
Toyota Yaris. [Toyota]

Suara.com - Yaris merupakan mobil hatchback subkompak andalan Toyota yang sudah diproduksi sejak tahun 1999, popularitas semakin menanjak di Indonesia mulai 2006. Terkenal sebagai city car irit, lincah dan desain sporty.

Toyota Yaris mendapat tempat tersendiri di hati customer khususnya kaum urban serta keluarga muda, karena desain sporty menggunakan mesin 1500 cc tipe 1NZ-FE, 2NR-FE.

Selain itu, Yaris juga bisa menjadi andalan mobil harian. Sebab, cocok untuk melibas jalanan perkotaan yang padat dengan dukungan ukuran kompak serta mudah saat diparkir.

Sebagai mobil tipe hatchback, Toyota Yaris sering menjadi incaran kendaraan keluarga muda dengan satu atau dua anak. Alasannya lebih hemat BBM, kabin lega, sudah mempunyai fitur keselamatan modern dan canggih.

Uniknya lagi mobil ini mendapat banyak sekali julukan yang berlaku di beberapa negara termasuk Indonesia. Contohnya seperti Toyota Vitz (nama pasar Jepang), Toyota Echo (nama pasar tertentu, Yaris Bakpao (generasi pertama tahun 2006 sampai 2013), Yaris Lele (generasi kedua di Indonesia tahun 2014 hingga 2017).

Bahkan Yaris mempunyai versi terbaru keluaran tahun 2026 yang dipasarkan dengan transmisi CVT sebagai pesaing utama Honda City dan Suzuki Baleno.

Meskipun mempunyai keluaran terbaru, Yaris disebut disuntik mati tahun 2026. Apakah hal itu benar adanya? Sebagai penanda akhir dari era mobil hatchback? Simak rangkaian fakta berikut ini.

Fakta Yaris Disuntik Mati Tahun 2026

Berdasarkan hasil penelusuran dari berbagai sumber, ada deretan fakta menarik terkait Yaris yang disuntik mati tahun 2026

Baca Juga: Cari Mobil Bekas Irit? Intip 4 Jagoan dengan Mesin 1500cc dari Suzuki, Toyota, dan Daihatsu

1. Toyota Yaris akan Sampai Batas Umurnya

Eksistensi mobil dengan kode XP150 yang diproduksi di Indonesia akan terhenti pada tahun 2026.

“Model Yaris XP150 atau Yaris Lele tidak akan dilanjutkan produksinya di April 2026 nanti. Tapi, penerusnya akan diperkenalkan pada Juni tahun sama, tapi akan diproduksi di Thailand,” ucap narasumber dikutip dari MSN pada Selasa (31/3/2026).

Kedepannya Yaris akan diproduksi di Thailand dan Malaysia untuk keperluan ekspor maupun konsumsi negeri sendiri.

“Nantinya Thailand akan jadi basis produksi untuk keperluan ekspor dan domestik di sana. Selain itu, Yaris Hatchback juga akan diproduksi di Malaysia namun hanya untuk konsumsi negeri Jiran itu,” jelasnya.

2. Rapor Penjualan Yaris di Indonesia Tidak Memuaskan

Load More