Suara.com - Kebanyakan kemacetan lalu lintas terjadi lantaran adanya kecelakaan ataupun kendaraan mogok. Tetapi kemacetan lalu lintas satu ini disebabkan justru karena uang.
Dilansir dari Autoblog, sebuah jalanan di Amerika Serikat terlihat macet karena keberadaan uang.
Insiden ini terjadi tepatnya di jalan tol di utara San Diego, California, Amerika Serikat pada Sabtu (20/11/2021).
Tampak jalan tersebut terlihat banyak pemobil berhenti di jalanan. Mereka keluar dari mobil hanya untuk memungut uang yang bertebaran di jalanan.
Menurut keterangan yang diambil dari beberapa sumber, uang yang bertebaran tersebut bersumber dari truk lapis baja yang mengangkut uang.
Truk tersebut mengalami insiden kecelakaan yang menyebabkan pintu terbuka dan muatan uang jatuh berserakan di jalan.
Uang yang berhamburan tersebut terbawa angin hingga menyebabkan bertebaran di areal jalan tol.
Pemobil yang melintas pun berinisiatif untuk turun dari mobilnya dan memungut uang yang berserakan di jalan tol tersebut.
Seorang pengendara bernama Travis Fisher mengungkapkan, saat kejadian awalnya dia mengira jika sejumlah pengendara turun dari mobil untuk membantu menyelamatkan seseorang yang terluka. Namun faktanya, hal tak terduga terjadi di depan matanya.
Baca Juga: Bikin Suara Bising di Lampu Merah, Dua Pria Ini Kena Bogem TNI
"Saya melihat sesuatu yang bertebaran dan melayang di mana-mana, lalu saya baru menyadari itu adalah uang. Itu cukup gila, di sepanjang jalan banyak sekali uang berhamburan," kata Fisher dikutip dari Fox 5.
Sersan Kepolisian California, Curtis Martin mengungkapkan, pintu belakang truk lapis baja tersebut tiba-tiba saja terbuka di jalan tol, alhasil uang yang diangkut juga ikut berhamburan sepanjang jalan.
Sopir truk yang mengetahui insiden ini langsung menepikan kendaraan dan berusaha mengambil kembali uang tersebut. Namun sayang, dirinya kalah cepat karena pengendara di belakang dengan sigap turun dan mengambil uang tersebut.
"Jika Anda menemukan uang berserakan di sepanjang jalan, itu bukan milik Anda. Uang tersebut akan dimiliki oleh FDIC (Federal Deposit Insurance Corporation), truk lapis baja dan juga milik bank. Sehingga uang itu harus dikembalikan," kata Martin.
Jadi, pemobil yang sudah memungut uang tersebut wajib mengembalikan uang yang dipungutnya.
Nah, kalau di Indonesia terjadi seperti ini, reaksi kalian gimana?
Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet