Suara.com - Google disebut melacak data kamu. Lalu, bagaimana cara menghentikannya?
Google menyimpan koordinat yang tepat dari tempat kamu berada di aplikasi Google Maps yang umum digunakan.
Ini bisa menjadi fitur yang berguna dari aplikasi karena menyimpan perjalanan kamu sebelumnya.
Termasuk, mengingatkan di mana kamu berada pada satu waktu dan bagaimana sampai di sana. Tetapi kamu dapat melawan opsi ini jika mau.
Kamu dapat menghentikan Google Maps menggunakan lokasi GPS, serta mematikan riwayat lokasi.
"Namun, sakelar Aktivitas Web dan Aplikasi adalah yang paling penting di sini. Mengaktifkannya memungkinkan Google menyimpan semua aktivitas Anda di produk atau layanan Google apa pun," kata Make Use Of, dilansir laman Mirror, Kamis (11/11/2021).
Menurutnya, ini juga memungkinkan Google untuk membagikan data lokasi kamu di antara miliknya sendiri aplikasi untuk menawarkan pengalaman yang lebih pribadi.
Semua opsi ini dapat dimatikan. Untuk melakukannya, buka pengaturan dalam aplikasi Google Maps dan klik 'konten pribadi'.
Di sini kamu akan menemukan opsi relevan yang perlu dimatikan.
Baca Juga: Duh! Google Pixel 6 Bermasalah, Sensor Sidik Jari Bikin Baterai Boros?
Pengguna Android masih dilacak meskipun mereka mematikan pengaturan lokasi mereka. Untuk mengatasi ini, nonaktifkan 'Aktivitas Web & Aplikasi' dan 'Riwayat Lokasi'.
Google melacak semua hal yang kamucari. Kunjungi situs web My Activity dan nonaktifkan Aktivitas Web & Aplikasi untuk menghentikan riwayat pencarian Anda diikuti.
Hal yang sama berlaku untuk YouTube, hanya mengunjungi 'pengaturan' dan kemudian 'riwayat dan privasi'.
Peramban populer Chrome juga perlu ditangani jika kamu ingin memastikan semua poin tercakup.
"Untuk mengecualikan riwayat Chrome dan aktivitas kamu di berbagai situs, kunjungi halaman Kontrol Aktivitas dan di bawah Aktivitas Web & Aplikasi, nonaktifkan opsi Sertakan riwayat Chrome," terang Make Use of.
Jangan hanya membatasi Google di satu perangkat, pastikan semua perangkat yang kamu gunakan dengan akun Google tertentu telah melakukan tindakan pencegahan.
Berita Terkait
-
Google Doodle Tampilkan Ismail Marzuki dan Biolanya Hari Ini
-
Sambut Hari Pahlawan 10 November, Warganet Kenang Jasa Pembela Bangsa
-
Rayakan Hari Pahlawan, Google Doodle Kenang Ismail Marzuki
-
Indosat dan Google Cloud Umumkan Kemitraan Strategis untuk Layani UMKM
-
Google Hari Ini Tampilkan Roehana Koeddoes, Wartawati asal Kota Gadang
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali