Suara.com - Sejak meluncur di pasar mobil nasional akhir Oktober 2021, Honda Civic RS sedan telah membukukan 101 Surat Pemesanan Kendaraan atau SPK. Demikian disampaikan Yusak Billy, Business Innovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor (HPM) dan dikutip dari kantor berita Antara.
"SPK yang kami dapat sampai saat ini sebanyak 101. Ini benar-benar di luar ekspektasi kami," ungkap Yusak Billy dalam sambutannya pada saat media test drive Honda Civic RS di Jakarta, Rabu (8/12/2021).
Sedangkan penjualan wholesales (dari pabrik ke diler) PT HPM mencatat sudah ada permintaan mencapai 60 unit yang digunakan untuk keperluan test drive dan untuk konsumen.
"Dari launching Oktober, kami mencatat ada 60 unit wholesales yang digunakan untuk keperluan test drive setiap diler, dan untuk konsumen yang menginginkan VIN number 2021," ungkap Yusak Billy.
Honda Civic RS sedan hadir bertabur fitur teknologi terkini, mampu memberikan kemudahan untuk konsumen setianya. Teknologi canggih seperti Honda Sensing bisa dijumpai di produk ini.
Selain itu, masih ada fitur keselamatan lainnya, seperti 6 unit airbag, rangka dengan pengembangan teknologi G-CON+ACETM with side impact beam, ABS, EBD+BA, Hill Start Assist, Vehicle Stability Assist, Electric Parking Brake, Auto Brake Hold, sampai Emergency Stop Signal, Driver Attention Monitor serta Seatbelt Reminder untuk setiap baris jok.
Sedangkan dapur pacu, sedan sporty ini mengadopsi mesin 1.5L DOHC VTEC Turbo yang menghasilkan tenaga 178 PS di 6.000 rpm dan torsi 240 Nm di 4.500 rpm.
Honda Civic RS sedan dibanderol Rp 567 juta, dan tersedia dalam pilihan warna Ignite Red Metallic, Meteoroid Gray Metallic, Crystal Black Pearl, dan Platinum White Pearl.
Baca Juga: Test Drive: Sejenak Melaju Bersama All-New Honda City
Berita Terkait
-
Jangan Asal Tanda Tangan, Ini Fungsi dan Syarat SPK Mobil Baru yang Wajib Kamu Tahu
-
Honda Brio Satya S Baru Dibekali CVT, Lebih Murah dari BYD Atto 1
-
Persaingan Sengit Toyota dan Brand China di Pasar Mobil Nasional
-
Pasar Otomotif Indonesia Masih Lesu, Penjualan Mobil Turun 15 Persen
-
Penjualan Mobil Listrik Terus Melejit, Pasar Mobil Nasional Masih Lesu di Kuartal I 2025
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
Terkini
-
China Setop Izin Mobil Tanpa Sopir Dampak Kekacauan Lalu Lintas
-
Irit Kebangetan: Motor 'Pekerja Keras' Honda Ini Tembus 59 Km/L Mulai 18 Jutaan, Pas Buat Ojol
-
Panduan Wajib Membeli Mobil Listrik Bekas, Pastikan Mendapat EV Impian Tanpa Menyesal
-
Solar Tembus Rp27.900/Liter: Masih Worth It Kah Beli Innova Reborn Diesel?
-
NJKB BYD M6 PHEV Bocor, Harga Mulai Rp 100 Jutaan
-
Rumor Honda Vario 160 Terbaru Segera Hadir dengan Varian Street dan RoadSync
-
Dominasi Pebalap Belia Binaan AHM di Seri Pembuka Thailand Talent Cup 2026
-
Terpopuler: Solar Non Subsidi Meroket Bikin Mobil Diesel Tak Dilirik, Motor Irit Kini Makin Menarik
-
Ditinggal karena Tua, Kini Diburu Lagi: 5 Mobil Diesel Aman Biosolar Harga Rp50 Jutaan
-
Pajak Mobil Listrik di Jawa Barat Hanya Ditunda Sementara Sampai Ekonomi Pulih