Otomotif / Mobil
Selasa, 13 Januari 2026 | 12:57 WIB
Ilustrasi Logo Toyota (Toyota)
Baca 10 detik
  • Pasar mobil baru Indonesia tahun 2025 menunjukkan persaingan ketat meskipun terjadi penyusutan total penjualan.
  • Toyota mendominasi penjualan retail (258.923 unit) dan wholesales (250.431 unit), diikuti Daihatsu di posisi kedua.
  • Total penjualan retail 833.692 unit dan wholesales 803.687 unit melampaui target, namun masih di bawah capaian tahun 2024.

Suara.com - Pasar mobil baru di dalam negeri sepanjang tahun 2025 menyuguhkan dinamika yang sangat menarik bagi para pecinta otomotif. Berdasarkan data terbaru dari Gaikindo, persaingan antar merek terlihat semakin sengit meskipun kondisi pasar secara keseluruhan sedang mengalami penyusutan.

Pada kategori penjualan retail, Toyota masih memegang kendali penuh dan kokoh di posisi puncak. Pabrikan asal Jepang ini berhasil membukukan total penjualan sebanyak 258.923 unit. Capaian tersebut membuat Toyota unggul jauh di atas pesaing terdekatnya yaitu Daihatsu yang mencatatkan penjualan retail sebesar 137.835 unit.

Posisi berikutnya diisi oleh Honda dengan raihan 71.233 unit, disusul ketat oleh Mitsubishi Motors dengan angka 70.338 unit dan Suzuki sebesar 64.838 unit. Fenomena menarik datang dari produsen asal China yakni BYD yang sukses menembus posisi enam besar. Dengan angka retail mencapai 44.342 unit, BYD membuktikan bahwa penerimaan pasar terhadap kendaraan listrik semakin positif di Indonesia.

Untuk segmen kendaraan niaga, Mitsubishi Fuso dan Isuzu bersaing sangat kompetitif dengan penjualan retail masing-masing 25.613 unit dan 25.295 unit. Daftar sepuluh besar ditutup oleh Wuling dengan 20.607 unit serta Hino dengan 20.517 unit.

Beralih ke sisi wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer, Toyota kembali memimpin dengan angka 250.431 unit selama 2025. Daihatsu tetap membayangi di peringkat kedua dengan 130.677 unit. Namun ada pergeseran di urutan ketiga di mana Mitsubishi Motors naik peringkat dengan wholesales 71.781 unit, melampaui Suzuki di angka 66.345 unit dan Honda yang meraih 56.500 unit.

BYD kembali menunjukkan taringnya pada data wholesales yang menyentuh angka 46.711 unit. Sementara itu merek lain seperti Chery dan Hyundai juga berhasil masuk dalam jajaran sepuluh besar wholesales dengan distribusi masing-masing 19.391 unit dan 19.007 unit.

Secara akumulatif penjualan retail mobil nasional sepanjang tahun lalu mencapai 833.692 unit dan angka wholesales sebesar 803.687 unit. Perolehan ini memang melampaui target revisi tahun 2025 yang ditetapkan sebesar 780 ribu unit. Walaupun melampaui target, hasil tersebut belum mampu menyamai rekor tahun 2024 yang mencatatkan retail nasional sebesar 889.680 unit dan wholesales sebanyak 865.723 unit. Penurunan ini menjadi catatan penting bagi industri otomotif tanah air dalam menghadapi tantangan ekonomi ke depan.

Load More