Suara.com - Jalan rusak masih sering dijumpai di beberapa tempat. Jika dibiarkan, pastinya bisa menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Oleh karena itu, perlunya koordinasi pemerintah setempat untuk segera memperbaiki jalan rusak agar tidak terjadi kecelakaan.
Sembari menunggu tindakan yang dilakukan pemerintah setempat, beberapa warga memberikan rambu-rambu agar pengguna jalan lebih hati-hati saat melintas.
Tetapi terkadang juga masyarakat marah, ketika menunggu jalan yang tak kunjung diperbaiki pemerintah setempat.
Seperti yang dilakukan oleh masyarakat di Bengaluru, India.
Dilansir dari Indian Express, masyarakat di sana terpaksa melakukan ritual unik tepat di dekat jalanan rusak.
Mereka melakukan ritual puja lubang untuk menarik perhatian pihak berwenang.
Penduduk menghiasi lubang-lubang itu dengan bunga, menyalakan dupa, dan melakukan ritual.
Tampak beberapa peralatan sesajen ditaruh di dekat jalan berlubang tersebut dan memanjatkan doa.
Baca Juga: Pemkot Balikpapan Berharap Perbaikan Jalan Rusak Libatkan Perusahaan, Lewat Program Apa?
Hal ini sebagai bentuk protes kepada pemerintah terhadap jalan yang tak kunjung diperbaiki.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kejutan Agrinas Bawa Tata Yodha: Adu Mekanik Lawan Esemka Bima, Siapa Menang?
-
Pantas Agrinas Kepincut Impor, Harga Pikap India Ini Lebih Murah dari LCGC
-
Toyota Indonesia Dominasi Ekspor Otomotif Nasional Sepanjang 2025
-
Aksi Ugal-ugalan Berujung Petaka, Toyota Calya Diamuk Massa
-
Persiapan Lebaran 2026: Kapan Puncak Arus Mudik dan Titik Mana Saja yang Macet?
-
Bocoran Desain Toyota Fortuner Terbaru Terungkap, Opsi Hybrid dengan Layar Raksasa Segera Mengaspal
-
Link Pendaftaran Mudik Gratis Bulog 2026 Dibuka Hari Ini, Siapkan KTP dan KK Anda Sekarang
-
Terpopuler: Mobil Murah dengan Opsen yang Nggak Bikin Perih, Pikap Agrinas Tuai Kritik
-
5 Mobil dengan Pajak Murah, Bensin Irit, dan Opsen Nggak Bikin Perih
-
Rektor Paramadina Kritik Rencana Impor 105.000 Pikap: Deindustrialisasi Terselubung