- PT Agrinas mengimpor 105 ribu kendaraan niaga dari India untuk kebutuhan Koperasi Merah Putih.
- Tata Yodha memiliki mesin bertenaga besar dengan sasis kuat untuk angkut beban hingga 2 ton.
- Harga Tata Yodha sangat terjangkau, berkisar Rp157 juta hingga Rp170 jutaan untuk varian 4x4.
Suara.com - Pasar kendaraan komersial di Indonesia bersiap menyambut gebrakan besar. Belakangan ini, ramai beredar kabar bahwa PT Agrinas Pangan Nusantara akan mendatangkan secara utuh (CBU) 105.000 unit kendaraan niaga dari pabrikan otomotif India.
Kendaraan-kendaraan "pekerja keras" ini didatangkan khusus untuk mendukung operasional Koperasi Merah Putih.
Dari total jumlah raksasa tersebut, 35.000 unit merupakan Mahindra Scorpio Pick Up, sedangkan 70.000 unit sisanya dipasok oleh Tata Motors (terdiri dari 35.000 Tata Yodha Pick Up dan 35.000 Ultra T.7 Light Truck).
Kehadiran armada asal India ini tentu menjadi sorotan. Pasalnya, segmen pikap dengan sistem penggerak empat roda (4x4) di Tanah Air selama ini seolah menjadi "taman bermain" eksklusif bagi raksasa Jepang seperti Toyota Hilux dan Mitsubishi Triton.
Sebagai gambaran, saat ini harga Toyota Hilux 4x4 double cabin dibanderol mulai dari Rp456,3 juta hingga Rp545,9 juta.
Sementara sang rival, Mitsubishi Triton 4x4, bermain di kisaran angka Rp380 jutaan hingga Rp550 jutaan. Harga yang cukup fantastis untuk sebuah kendaraan niaga operasional.
Sebagai alternatif, pikap India sebenarnya bukan hal baru. Mahindra Scorpio Pik Up sudah masuk ke Indonesia via RMA Group sejak 2019 dengan harga lebih bersahabat, yakni Rp278 juta (single cabin) dan Rp318 juta (double cabin).
Namun, nama Tata Yodha rupanya sukses memicu rasa penasaran netizen.
Mengenal Tata Yodha: Sang Kuda Beban yang Misterius
Baca Juga: "Bukan Pemerintah!" Dirut Agrinas Lantang Soal Impor Pikap: Kami Setia pada Negara, Bukan Individu
Bagi telinga masyarakat umum Indonesia, nama Tata Yodha Pick Up mungkin terdengar asing. Hal ini sangat wajar.
Pasalnya, pikap tangguh ini masuk ke Indonesia melalui jalur proyek BUMN atau instansi (B2B) dan memang tidak dijual secara retail atau umum di diler-diler pinggir jalan.
Lantas, sehebat apa spesifikasinya? Tata Motors merancang Yodha murni sebagai kendaraan niaga ringan lintas medan.
Mobil ini diplot untuk melibas kebutuhan angkut barang berat di sektor distribusi, pertanian, konstruksi ringan, hingga logistik menembus jalanan pedesaan yang belum diaspal.
Di balik kap mesinnya, Tata Yodha menggendong mesin diesel berkapasitas 2.2 liter Direct Injection (DI) yang sudah memenuhi standar emisi terbaru di India.
Mesin ini menyemburkan tenaga 100 dk pada 3.750 rpm. Namun, senjata utamanya ada pada torsi badak sebesar 250 Nm yang sudah meledak di putaran mesin sangat rendah (1.000–2.500 rpm).
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Yamaha MX King Terbaru Hadir di Vietnam, Apa Bedanya Versi Indonesia?
-
Mirip Indonesia, Begini Kebijakan Terbaru China untuk Subsidi Mobil Hybrid
-
Nggak Antre! Begini Cara Praktis Cetak Bukti Bayar STNK Sendiri di Rumah setelah Bayar Online 2026
-
Waspada! Inilah Faktor yang Bikin Tombol di Dashboard Mobil Cepat Rusak
-
Spesifikasi Mitsubishi Xforce Hybrid: Mending Mana Lawan HR-V HEV dan Yaris Cross HEV?
-
Mitsubishi Siapkan Robot Perakit Mobil, Alasannya Tak Tertebak
-
Berapa Harga Sepeda Listrik? Ini 5 Rekomendasi yang Tangguh, Murah dan Awet
-
Torsi Honda New Vario Evo 160 Naik, Kok Suspensi Belakang Dibiarkan Keras?
-
Dinamika Penjualan Kendaraan Batam Menggeliat Lewat Pameran Otomotif
-
5 Pilihan Motor Anti Low Back Pain, Cocok Buat Touring di Akhir Pekan