Otomotif / Mobil
Rabu, 25 Februari 2026 | 19:39 WIB
Toyota Avanza 2006 (OLX)

Suara.com - Isu otomotif dan kebijakan industri kembali jadi sorotan di awal 2026. Ada daftar mobil dengan pajak murah dan bensin irit yang bisa jadi pilihan ramah kantong, serta perbandingan menarik antara mobil hybrid dan plug-in hybrid untuk membantu konsumen menentukan pilihan terbaik.

Sementara itu, ukuran dan harga Avanza jelang musim mudik juga dibahas, memastikan mobil keluarga ini tetap relevan di pasar.

Di sisi kebijakan, rencana impor 105 ribu pikap dari India menuai kritik keras, termasuk dari Rektor Paramadina yang menilai langkah ini sebagai bentuk deindustrialisasi terselubung.

Namun, Agrinas punya alasan tersendiri memilih impor ketimbang produk lokal. Tak kalah menarik, Geely EX2 mencatat ribuan pemesanan di IIMS 2026, menandakan antusiasme tinggi terhadap mobil listrik baru.

1. 5 Mobil dengan Pajak Murah, Bensin Irit, dan Opsen Nggak Bikin Perih

Suzuki Katana [OLX]

Memilih mobil bekas tidak selalu soal harga awal saja. Biaya operasional seperti pajak tahunan, konsumsi bahan bakar, hingga biaya servis (opsen) sehari-hari juga menentukan seberapa ramah mobil itu pada kantong Anda.

Untuk kamu yang ingin punya mobil tanpa harus pusing tiap bulan urus pajak atau isi bensin terlalu sering, daftar berikut mencakup lima mobil murah yang dikenal pajak ringan, konsumsi bensin irit, dan biaya perawatan yang bersahabat.

Baca selengkapnya

2. Ukuran Mobil Avanza Berapa? Pastikan Muat di Garasi, Segini Harganya Jelang Musim Mudik Lebaran

Baca Juga: 5 Mobil dengan Pajak Murah, Bensin Irit, dan Opsen Nggak Bikin Perih

Toyota Avanza

Toyota Avanza sudah lama dikenal sebagai mobil keluarga andalan di Indonesia. Popularitasnya bukan tanpa alasan.

Selain mampu menampung hingga tujuh penumpang, mobil ini juga dikenal tangguh, hemat bahan bakar, serta memiliki biaya perawatan yang relatif terjangkau.

Baca selengkapnya

3. Alasan Agrinas Pilih Impor 105 Ribu Pick Up India Ketimbang Produk Lokal

Penampakan Impor Mobil Pick Up dari India yang Sudah Tiba di Jakarta. (Foto: Ist)

PT Agrinas Pangan Nusantara menjadi perbincangan publik setelah memutuskan untuk mengimpor 105.000 unit truk dan pick up dari India. 

Kendaraan bermerek Mahindra dan Tata Motors tersebut didatangkan guna memenuhi kebutuhan armada Koperasi Merah Putih. Kebijakan ini sempat menuai sorotan tajam lantaran dianggap tidak melibatkan industri otomotif dalam negeri.

Baca selengkapnya

4. Rektor Paramadina Kritik Rencana Impor 105.000 Pikap: Deindustrialisasi Terselubung

Pikap Mahindra Scorpio yang diimpor dari India dan akan digunakan sebagai kendaraan Koperasi Desa Merah Putih. [Dok Mahindra Indonesia]

Ekonom senior sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Didik J Rachbini mengkritisi rencana perusahaan negara, PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) yang akan mengimpor 105.000 pikap dari India untuk Koperasi Desa Merah Putih.

Didik menilai rencana impor pikap India tersebut mencerminkan permasalahan kepemimpinan ekonomi dan industrialisasi yang tidak sinkron karena dapat melemahkan arah kebijakan industri nasional.

Baca selengkapnya

5. Pilih Mobil Hybrid atau Plugin Hybrid? Cek Perbandingannya di Sini

Perbedaan mobil hybrid dan PHEV. [Wuling]

Simak beberapa perbedaan antara mobil hybrid vs plugin hybrid berikut ini agar Anda tidak salah dalam memahami keduanya.

Kalau Anda perhatikan, ada banyak jenis kendaraan mobil yang bisa dipilih dewasa ini. Ya, pilihan bukan hanya soal mobil bensin atau mobil listrik, atau mobil manual atau mobil matic.

Baca selengkapnya

6. Geely EX2 Catatkan Ribuan Pemesanan di IIMS 2026

Booth Geely Group di Pameran IIMS 2026. (Foto: Geely)

Geely Group berhasil mencatatkan 1.776 surat pemesanan kendaraan sepanjang berlangsungnya pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.

Selama pameran berlangsung, antusiasme pengunjung terlihat sangat tinggi di area pameran maupun area uji coba. Hal ini terbukti dari jumlah sesi uji berkendara yang mencapai ribuan kali serta catatan pemesanan kendaraan yang melampaui ekspektasi awal.

Baca selengkapnya

Load More