Suara.com - Isu otomotif dan kebijakan industri kembali jadi sorotan di awal 2026. Ada daftar mobil dengan pajak murah dan bensin irit yang bisa jadi pilihan ramah kantong, serta perbandingan menarik antara mobil hybrid dan plug-in hybrid untuk membantu konsumen menentukan pilihan terbaik.
Sementara itu, ukuran dan harga Avanza jelang musim mudik juga dibahas, memastikan mobil keluarga ini tetap relevan di pasar.
Di sisi kebijakan, rencana impor 105 ribu pikap dari India menuai kritik keras, termasuk dari Rektor Paramadina yang menilai langkah ini sebagai bentuk deindustrialisasi terselubung.
Namun, Agrinas punya alasan tersendiri memilih impor ketimbang produk lokal. Tak kalah menarik, Geely EX2 mencatat ribuan pemesanan di IIMS 2026, menandakan antusiasme tinggi terhadap mobil listrik baru.
1. 5 Mobil dengan Pajak Murah, Bensin Irit, dan Opsen Nggak Bikin Perih
Memilih mobil bekas tidak selalu soal harga awal saja. Biaya operasional seperti pajak tahunan, konsumsi bahan bakar, hingga biaya servis (opsen) sehari-hari juga menentukan seberapa ramah mobil itu pada kantong Anda.
Untuk kamu yang ingin punya mobil tanpa harus pusing tiap bulan urus pajak atau isi bensin terlalu sering, daftar berikut mencakup lima mobil murah yang dikenal pajak ringan, konsumsi bensin irit, dan biaya perawatan yang bersahabat.
2. Ukuran Mobil Avanza Berapa? Pastikan Muat di Garasi, Segini Harganya Jelang Musim Mudik Lebaran
Baca Juga: 5 Mobil dengan Pajak Murah, Bensin Irit, dan Opsen Nggak Bikin Perih
Toyota Avanza sudah lama dikenal sebagai mobil keluarga andalan di Indonesia. Popularitasnya bukan tanpa alasan.
Selain mampu menampung hingga tujuh penumpang, mobil ini juga dikenal tangguh, hemat bahan bakar, serta memiliki biaya perawatan yang relatif terjangkau.
3. Alasan Agrinas Pilih Impor 105 Ribu Pick Up India Ketimbang Produk Lokal
PT Agrinas Pangan Nusantara menjadi perbincangan publik setelah memutuskan untuk mengimpor 105.000 unit truk dan pick up dari India.
Kendaraan bermerek Mahindra dan Tata Motors tersebut didatangkan guna memenuhi kebutuhan armada Koperasi Merah Putih. Kebijakan ini sempat menuai sorotan tajam lantaran dianggap tidak melibatkan industri otomotif dalam negeri.
4. Rektor Paramadina Kritik Rencana Impor 105.000 Pikap: Deindustrialisasi Terselubung
Ekonom senior sekaligus Rektor Universitas Paramadina, Didik J Rachbini mengkritisi rencana perusahaan negara, PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) yang akan mengimpor 105.000 pikap dari India untuk Koperasi Desa Merah Putih.
Didik menilai rencana impor pikap India tersebut mencerminkan permasalahan kepemimpinan ekonomi dan industrialisasi yang tidak sinkron karena dapat melemahkan arah kebijakan industri nasional.
5. Pilih Mobil Hybrid atau Plugin Hybrid? Cek Perbandingannya di Sini
Simak beberapa perbedaan antara mobil hybrid vs plugin hybrid berikut ini agar Anda tidak salah dalam memahami keduanya.
Kalau Anda perhatikan, ada banyak jenis kendaraan mobil yang bisa dipilih dewasa ini. Ya, pilihan bukan hanya soal mobil bensin atau mobil listrik, atau mobil manual atau mobil matic.
6. Geely EX2 Catatkan Ribuan Pemesanan di IIMS 2026
Geely Group berhasil mencatatkan 1.776 surat pemesanan kendaraan sepanjang berlangsungnya pameran otomotif Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Selama pameran berlangsung, antusiasme pengunjung terlihat sangat tinggi di area pameran maupun area uji coba. Hal ini terbukti dari jumlah sesi uji berkendara yang mencapai ribuan kali serta catatan pemesanan kendaraan yang melampaui ekspektasi awal.
Berita Terkait
-
5 Mobil dengan Pajak Murah, Bensin Irit, dan Opsen Nggak Bikin Perih
-
Rektor Paramadina Kritik Rencana Impor 105.000 Pikap: Deindustrialisasi Terselubung
-
Alasan Agrinas Pilih Impor 105 Ribu Pick Up India Ketimbang Produk Lokal
-
Pilih Mobil Hybrid atau Plugin Hybrid? Cek Perbandingannya di Sini
-
Ukuran Mobil Avanza Berapa? Pastikan Muat di Garasi, Segini Harganya Jelang Musim Mudik Lebaran
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
5 Mobil dengan Pajak Murah, Bensin Irit, dan Opsen Nggak Bikin Perih
-
Rektor Paramadina Kritik Rencana Impor 105.000 Pikap: Deindustrialisasi Terselubung
-
Alasan Agrinas Pilih Impor 105 Ribu Pick Up India Ketimbang Produk Lokal
-
Pilih Mobil Hybrid atau Plugin Hybrid? Cek Perbandingannya di Sini
-
Ukuran Mobil Avanza Berapa? Pastikan Muat di Garasi, Segini Harganya Jelang Musim Mudik Lebaran
-
Geely EX2 Catatkan Ribuan Pemesanan di IIMS 2026
-
Ganti Oli Motor Matic Berapa Bulan Sekali? Ini 5 Rekomendasi Pelumas Ciamik
-
Mau Jual Mobil Bekas di Mana? 5 Rekomendasi Situs untuk Jual Mobil
-
GAC Indonesia Kantongi Ribuan SPK di IIMS 2026, AION UT Jadi Primadona
-
Jangan Asal Tanda Tangan, Ini Fungsi dan Syarat SPK Mobil Baru yang Wajib Kamu Tahu