Suara.com - Pada Oktober 2021, Dorna Sports mengumumkan bahwa Energica tidak lagi menjadi pemasok tunggal untuk seri balap MotoE yang serba listrik setelah akhir musim 2022.
Posisinya akan digantikan oleh Ducati, pembuat sepeda motor listrik Italia di MotoE. Belum diketahui seberapa banyak motor akan berubah setelah Ducati mengambil alih mulai tahun 2023.
MotoE telah mendapatkan sedikit daya tarik akhir-akhir ini, terutama karena beberapa negara Eropa mengumumkan niat mereka untuk menghentikan kendaraan bertenaga bensin secara bertahap dalam waktu dekat.
Sejak debut di tahun 2019, MotoE pasti berfungsi sebagai ajang yang menjembatani masa depan balap sepeda motor.
Ducati sebelumnya telah mengumumkan bahwa mereka akan melangkah dengan platform all-electric pertamanya mulai musim 2023.
Tampaknya Ducati telah membuat sedikit kemajuan dalam hal pengembangan, karena tes awal platform baru sudah berlangsung.
Menurut laporan dari Rideapart, Ducati telah menugaskan bantuan Michele Pirro, pembalap penguji untuk tim MotoGP Ducati.
Disinyalir bahwa mesin balap MotoE baru tidak akan terlalu jauh dari motor Energica Ego yang digunakan sejak debut seri balap.
Kontrak Ducati diperkirakan akan berjalan hingga 2026, di mana akan ada kemungkinan pembaruan kontrak tergantung pada kinerja keseluruhan motor di empat musim balap.
Baca Juga: Tahun Depan Toyota Indonesia Ekspor Mobil Hybrid, Ambil Model yang Sudah Beredar di Sini
Ternyata, masuknya Ducati ke MotoE kemungkinan akan berdampak pada produk konsumen motor ikonik Italia ini.
Sebelumnya menolak elektrifikasi, CEO Ducati Claudio Domenicali sekarang memikirkan motor produksi listrik mudah-mudahan akan memasuki pasar antara tahun 2025 hingga 2030.
Ducati, sebagai bagian dari Grup Volkswagen, tidak diragukan lagi akan memiliki akses ke teknologi EV (kendaraan elektrik) terbaru dan terhebat yang saat ini didorong oleh raksasa mobil Jerman.
Dikatakan, Ducati akan melanjutkan upayanya menuju R&D e-fuel, sambil mengembangkan platform all-electric pada saat yang sama.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Keren Mana Honda Jazz RS 2013 atau Toyota Yaris TRD 2015 untuk Mahasiswa? Ini 4 Poin Pentingnya
-
4 Mobil Listrik Bekas 2026 yang Larisnya Saingi Avanza di Pasar Mobkas
-
VinFast dan Upaya Membangun EV yang Paham Asia Tenggara
-
Perbandingan Motor Listrik Yamaha EC-06 dan Yamaha E01 untuk Harian
-
Terpopuler: Motor Bekas Adventure, Motor Listrik Baru Yamaha Harga Mirip Aerox
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Irit yang Masih Sangat Layak Dipakai Driver Online
-
Kemandirian Chip Lokal Jadi Kunci Utama Masa Depan Industri Mobil Listrik Indonesia
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Pajak Ringan: Mesin Masih Juara, Tahunan Cuma Bayar Rp1 Juta
-
3 MPV Bekas Rp70 Jutaan Punya Suspensi Empuk dan Kabin Senyap, selain Avanzad dan Xenia
-
Detail 10 Mobil Terlaris di Indonesia vs Brasil Sepanjang 2025: Beda Merek dan Selera