Suara.com - Check engine merupakan fitur yang membantu pemilik kendaraan untuk mengetahui sekaligus memantau kondisi mesin.
Apa sebenarnya yang menyebabkan lampu check engine pada mobil menyala?
Mengutip Nissan Indonesia, berikut adalah beberapa penyebab lampu check engine pada mobil menyala.
Mass Airflow Sensor
Komponen ini memiliki fungsi untuk menentukan jumlah bahan bakar yang perlu digunakan berdasarkan udara yang masuk ke dalam mesin mobil.
Jika mass airflow sensor ini rusak, maka akan mengakibatkan meningkatnya emisi bahan bakar dan menyebabkan sistem ekonomis bisa drop.
Kebanyakan komponen ini bisa rusak karena disebabkan pemasangan saringan udara yang tidak tepat atau justru tak pernah diganti. Idealnya, perlu mengganti saringan udara secara rutin yaitu satu tahun sekali.
Sebenarnya apabila komponen ini rusak, mobil tetap bisa digunakan untuk beberapa bulan ke depan. Namun risikonya adalah bahan bakar mobil akan lebih boros dan cepat habis.
Penutup Tangki Tidak Rapat
Baca Juga: Goodyear ElectricDrive GT, Ban Khusus Mobil Listrik
Banyak di antara para pemilik kendaraan yang menganggap penutup tangki bahan bakar adalah sesuatu yang tak terlalu penting.
Padahal ketika komponen ini mengalami kerusakan atau tidak tertutup dengan rapat, maka akan menyebabkan penguapan bahan bakar dan juga membahayakan lingkungan sekitar.
Sensor Oksigen
Sensor oksigen pada sebuah mobil memiliki fungsi untuk memonitor oksigen tak tak terbakar di knalpot. Bagian ini membantu pengendara mengetahui seberapa banyak bahan bakar yang terbakar. Sensor yang tak bekerja dengan maksimal menandakan ia tak memberi data yang tepat pada komputer dan juga menyebabkan penurunan konsumsi bahan bakar.
Biasanya, permasalahan ini terjadi karena tertutupnya sensor oksigen oleh oli dari waktu ke waktu. Sehingga hal ini bisa mengurangi kemampuan sensor untuk mengelola oksigen dan juga bahan bakar.
Evaporasi Purge Control Valve
Berita Terkait
-
Pemilik Mobil Toyota Terancam Boros Bensin Jika Masih Abaikan Delapan Hal Sepele Ini
-
4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius
-
Film Agak Laen: Menyala Pantiku Akhirnya Masuk Netflix, Catat Tanggal Penayangannya
-
Kebiasaan Tahan Gas Sambil Rem di Tanjakan Ternyata Bikin CVT Motor Matik Cepat Jebol
-
Damkar Kota Bekasi: Kebakaran SPBE Cimuning Diduga Imbas Arus Pendek Listrik
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Sering Diremehkan Karena Tua, Hatchback Rp 85 Jutaan Ini Simpan Teknologi yang Bikin Ketagihan
-
Nasib BYD Terancam Setelah Masuk Daftar Hitam Pentagon
-
6 Motor Honda yang Irit dan Bisa Pakai Pertalite saat Harga Pertamax Melambung
-
Komparasi Harga BBM RON 92 Terbaru: Pertamax vs Vivo vs BP, Mana yang Termurah?
-
Aturan Ketat China Bakal Depak Mobil Listrik EREV yang Cuma Jual Janji Jarak Tempuh
-
Pertamax Meroket Rp 16.250, Segini Modal "Nyesek" Isi Full Tank NMax Turbo Demi Performa Gahar
-
5 Motor Listrik untuk Ngantor: Harga Under 20 Juta, Jarak Tempuh Tembus 60 Km
-
Harga BBM Pertamax Naik, Apakah Pertalite Cocok untuk Kendaraan Mobil atau Motor Baru?
-
Pertamax Rp16.250 per Liter, Hindari 5 Kebiasaan yang Bikin Motor Boros Bensin
-
Daftar Mobil yang Masih Boleh Pakai Pertalite, Tak Perlu Khawatir Pertamax Naik