Suara.com - Mobil Vaksinasi Gerak Bersama atau GEBER Keliling dilepas oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. Ia mengharapkan kehadiran kendaraan ini dapat mendorong percepatan vaksinasi di Nusa Tenggara Barat (NTB) agar terjadi pemulihan ekonomi di provinsi itu.
Dikutip dari kantor berita Antara, kegiatan ini juga ditujukan untuk mempercepat kekebalan komunal di Indonesia dapat segera tercapai dan menghindari ketimpangan vaksin antar daerah.
"Kita harus percepat eksekusi dan implementasi program agar kebijakan kita membangun kembali ekonomi masyarakat bisa kita selesaikan dengan komprehensif," ujarnya secara virtual saat melepas mobil vaksin Geber yang saat ini berada di Bali sebagaimana dipaparkan dalam keterangan pers, di Jakarta, Selasa (4/1/2022).
Percepatan vaksinasi bagi pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif serta masyarakat umum di NTB diarahkan untuk mengejar angka pencapaian vaksinasi di NTB yang belum mencapai target.
Usai menyasar wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali, mobil vaksin Geber keliling akan bergerak menuju ke NTB.
Adapun beberapa kabupaten yang dikunjungi ialah Lombok Timur, Lombok Barat dan Tengah seputar Mandalika, Desa Gerupuk, Desa Rembitan, Desa Dusun Sade, Desa Sembalun, maupun desa lainnya yang masih rendah tingkat vaksinasinya.
Oleh karena itu, Menparekraf mengucapkan terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan yang turut berkolaborasi dalam menghadirkan mobil vaksin Geber. Antara lain Homecare24, Antis, Holywings Indonesia, Eiger Adventure Land, RedDoorz Indonesia, dan GBI Glow.
"Lebih dari 100 lokasi dan mobil vaksin keliling ini sudah mendatangi 46 titik di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali. Terbukti efektif untuk mengejar target sasaran di kawasan khususnya di pedesaan, desa wisata, maupun sentra ekonomi kreatif," jelas Menparekraf.
Kepala Dinas Pariwisata NTB Yusron Hadi menyampaikan siap mendukung dan membantu program mobil vaksin Geber ini.
Baca Juga: Pemanfaatan Insentif Pajak 2021 Capai Rp 68,32 Triliun, Sektor Otomotif Ada di Angka Ini
Pada vaksin tahap pertama, angka pencapaian vaksinasi di semua kabupaten dinyatakan terpenuhi di atas 70 persen. Tetapi, untuk tahap kedua baru Kota Mataram dan Lombok Utara yang melebihi 70 persen.
"Sementara Lombok Barat, Timur, dan Tengah yang di mana area tersebut menjadi core event dari MotoGP masih 56-60 persen. Sehingga, nanti untuk Geber vaksin di NTB kita akan fokus di tiga kabupaten ini," pungkas Yusron Hadi.
Berita Terkait
-
Sandiaga Uno Mau Startup Muda RI Tembus Pasar Internasional
-
Jalur Wisata Pusuk Sembalun Tertutup Longsor, Gubernur NTB Instruksikan Percepatan Pembersihan
-
Durhaka! Anak di Lombok Tega Bakar Ibu Kandung, Jasadnya Dibuang di Tumpukan Sampah
-
Abrasi Akibat Gelombang Tinggi Rusak Belasan Rumah Nelayan di Mataram
-
Ekonomi Lagi Seret? Ini Cara Menuju Financial Freedom yang Bisa Kamu Coba!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet