Suara.com - Raksasa otomotif Jerman, Volkswagen AG (VW) mengatakan kemungkinan bakal menggandakan penjualan kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) berbasis baterai untuk pasar China.
Dikutip kantor berita Antara dari Reuters pada Rabu (12/1/2022), tujuan penjualan diperbanyak ini adalah mencapai kinerja lebih baik.
Kepala Volkswagen China, Stephan Wollenstein mengatakan rencana ini bisa batal akiabt kekurangan chip semikonduktor.
Seri Volkswagen ID, yang diproduksi Volkswagen di perusahaan patungan China dengan SAIC Motor dan FAW Group, adalah tulang punggung ambisi mobil listrik perusahaan ini untuk pasar otomotif di China. Sebuah lahan potensial mengingat inilah pasar mobil terbesar di dunia.
Volkswagen menjual 70.625 unit Volkswagen ID di China tahun lalu, meleset dari target 80-100 ribu unit. Penyebabnya adalah pandemi COVID-19 regional dan chip semikonduktor.
Akan tetapi, Stephan Wollenstein menyatakan optimisme, dengan pernyataan, "Cukup positif bahwa kami akan melihat dua kali lipat dari penjualan aktual."
Grup Volkswagen dengan produksi termasuk brand Audi, Lamborghini dan Porsche, menjual 3,3 juta unit mobil di China pada 2021 atau turun 14 persen, demikian dipaparkan Stephan Wollenstein.
Volkswagen menetapkan target untuk meningkatkan jumlah penjualan sekitar 15 persen atau sekitar 500 ribu unit tahun ini. Hanya, situasi pasokan chip semikonduktor juga mesti diperhatikan.
Kekurangan chip semikonduktor yang menjadi komponen kunci mulai sensor rem, power steering, sampai in-car-entertainment (ICE) system telah menyebabkan pembuat mobil di seluruh dunia memangkas atau menangguhkan produksi, sampai menimbulkan kenaikan harga mobil bekas dibandingkan menunggu produk baru.
Baca Juga: Rivian Automotive 2021: Penjualan Belum Penuhi Target Terkait Rantai Pasokan
Tag
Berita Terkait
-
Update Harga Mobil Listrik Wuling per April 2026, Mulai Rp200 Jutaan
-
Donald Trump Murka, China Akan Hadapi Masalah Besar Jika Nekat Pasok Senjata ke Iran
-
Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran
-
Purbaya Siapkan Insentif Motor Listrik, Bagaimana Nasib Mobil Listrik?
-
Jaecoo Prioritaskan Mobil Listrik di Tengah Harga BBM Global yang Masih Tinggi
Terpopuler
Pilihan
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
Terkini
-
Berapa Biaya dan Pajak Motor Listrik Polytron Fox 500? Segini Hitungannya
-
Pesona Motor Trail Baru Suzuki DR-160, Performa dan Harganya Bikin WR155, CRF150L dan KLX150 Minder
-
Terjaring OTT KPK, Intip Isi Garasi Mewah Bupati Tulungagung Gatut Sunu: Land Cruiser hingga Truk
-
Apakah Skuter Listrik Boleh di Jalan Raya? Ini 5 Rekomendasi Ukuran Dewasa dengan Dudukan
-
Update Harga Mobil Listrik Wuling per April 2026, Mulai Rp200 Jutaan
-
Cara Bayar Pajak Motor Online 2026 Lewat HP, Praktis Tanpa Antre di Samsat!
-
7 Motor Matic Paling Irit Bensin Cocok Buat Narik Ojol Seharian, Gak Cuma Honda BeAT!
-
Jaecoo Prioritaskan Mobil Listrik di Tengah Harga BBM Global yang Masih Tinggi
-
Terpopuler: Adu Motor Listrik MBG vs Local Pride, Kekayaan Bupati Tulungagung 17 Kendaraan
-
Sehari Jalan 70 Kilometer, Berapa Biaya Bulanan Mobil Listrik BYD Atto 1?