Suara.com - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors atau Mitsubishi Fuso Indonesia mempersiapkan 29 model kendaraan niaga berspesifikasi Euro 4 guna menyambut kebijakan standar gas buang yang lebih ramah lingkungan yang berlaku April 2022 di Indonesia.
Executive Vice President of Sales and Marketing Divisions PT KTB Duljatmono mengatakan, sebanyak 29 model Mitsubihsi Fuso tersebut akan mendapatkan peningkatan spesifikasi terkait penggunaan bahan bakar Euro 4 antara lain pada mesin dan komponen common rail, kemampuan teknis kendaraan hingga penambahan dimensi.
Tidak hanya pembaruan spesifikasi pada kendaraan, Mitsubihsi Fuso melalui KTB juga meningkatkan layanan purna jual dengan menambah operasional mobile workshop service. Hal itu bertujuan untuk memberikan layanan servis kepada konsumen yang masih awam dengan Euro 4.
"Karena Euro 4 baru bagi pelanggan, KTB mendukung pelanggan dengan solusi total meliputi ketersediaan suku cadang dengan harga terjangkau, lebih banyak lokasi 2S Fleet Workshop, dan menambah operasi Mobile Workshop Service”, ujar Duljatmono dalam keterangan pers pada Rabu.
Terkait dengan penjualan, Duljatmono mengatakan bahwa KTB Fuso ingin menaikkan pangsa pasar dari 46,7 persen pada 2021 menjadi 48 persen pada tahun ini.
Duljatmono menjelaskan sejumlah faktor yang membuat KTB Fuso optimistis dapat menaikkan kinerja penjualan, antara lain stabilnya harga komoditas perkebunan dan pertambangan, komitmen pemerintah pada proyek infrastruktur hingga pertumbuhan di segmen logistik selama pandemi COVID-19.
"Pada 2022, dengan faktor positif tersebut, kami targetkan market share 48 persen dan menjadi market leader," tutup Duljatmono.
Sebagai informasi, mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan whole sales (pabrik ke diler) kendaraan niaga mencapai 227.396 unit. Fuso memimpin penjualan (whole sales) dengan 36.518 unit, diikuti Isuzu 26.636 unit, Hino 20.683 unit, dan Mercedes-Benz Commercial Vehicle (Daimler) sebanyak 1.810 unit.
Baca Juga: Banyak Kecelakaan Melibatkan Truk, KTB Melakukan Tindak Preventif Ini
Berita Terkait
-
Mitsubishi Fuso Kenalkan Skema Sewa eCanter untuk Dukung Logistik Ramah Lingkungan
-
Detik-detik Mencekam di Cipatat: Angkot Berhenti Bawa Pelajar Dihantam Fuso hingga Terguling!
-
PHK di Industri Kendaraan Niaga Indonesia Segera Terjadi Jika Impor Truk China Tak Dibatasi
-
Investasi yang Fokus Pada Keselamatan Kunci Efisiensi Operasional Armada Logistik
-
Strategi Mitsubishi Fuso Jaga Kelancaran Logistik Lewat Layanan Zero Down Time di GIICOMVEC 2026
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
70mai Gebrak Pasar Dashcam Indonesia Lewat Produk Berteknologi True 4K dan Koneksi 4G
-
5 Rahasia Vario Evo 160 Terbongkar: Tarikan Makin Buas, Tak Cuma Sekadar Ganti Baju
-
Bayar Pajak Kendaraan di Jawa Barat Kini Bisa Dicicil, Tapi Harus Punya Rekening Bank
-
Tren Baru Komunitas Otomotif Bukan Sekadar Nongkrong Mobil Kini Lirik Olahraga Terkini
-
AISMOLI Desak Pemerintah Beri Kepastian Insentif Motor Listrik Jangka Panjang
-
Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Intip Komparasi Versus Trio Yamaha MAXi 155
-
Apa Bedanya Honda Vario Evo 160 vs Vario 160 Edisi Sebelumnya?
-
Spesfikasi Lengkap dan Harga Honda Vario Evo 160
-
New Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Termurah Rp 28 Juta
-
Infrastruktur SPKLU Masih Jadi Kendala, DFSK Pilih Main Aman dengan Mobil PHEV