Suara.com - Mesin adalah jantung dari setiap kendaraan bermotor. Untuk sepeda motor, Anda mungkin telah memperhatikan ada beberapa jenis mesin. Lantas, apa saja jenis-jenis mesin motor dan apa perbedaannya?
Penting untuk diketahui, jika Anda berkendara secara kompetitif atau hanya sebagai moda transportasi, akan berguna untuk mengenal mesin sepeda motor dan memahami perbedaan di antara berbagai jenisnya.
Nah, artikel ini merangkum semua yang perlu Anda ketahui tentang berbagai jenis mesin sepeda motor dan perbedaannya.
Jenis-jenis Mesin Motor
Diketahui, mesin motor terbagi menjadi beberapa jenis. Adapun jenis-jenisnya yaitu DOHC, SOHC, dan OHV. Untuk lebih jelasnya berikut ini ulasannya.
1. DOHC
DOHC (Double Over Head Camshaft) ini mesin motor yang cara kerjanya menggunakan 2 camshaft (intake dan exhaust) di dalam satu sistem head engine, yang berguna agar putaran mesin terasa lebih ringan.
2. SOHC
SOHC (Single Over Head Camshaft) ini mesin motor yang cara kerjanya hanya menggunakan 1 camshaft, yang mana fungsinya untuk menggerakkan rockerarm. Tenaga mesin ini cenderung lebih kecil dibanding mesin DOHC.
Baca Juga: Penjelasan Ilmiah: Mengapa Pengemudi Mobil-Pengendara Motor Bisa Terlibat Laka Lantas Bersama
3. OHV
OHV (Over Head Valve) ini mesin motor yang cara kerjanya sama dengan sistem SOHC, namun posisi camshaft mesin ini terletak di bawah dekat crankshaft. Rockerarm di gerakkan oleh push rod. Sistem ini biasanya hanya digunakan oleh mesin yang kecil.
Perbedaan
Perbedaan DOHC, SOHC, serta OHV ini terletak pada bagian kontruksi head engine. Selain itu, pebedaan lainnya juga dapat dilihat pada jumlah camshafts di bagian mesinnya.
Selain itu, perbedaan lainnya terletak pada nama DOHC dan SOHC. Kedua nama tersebut memiliki perbedaan pada kata pertamanya. DOHC (Double Overhead Camshaft) diawali kata 'double, sedangkan SOHC (Single Overhead Camshaft) diawali kata 'Single'.
Kehadiran kedu mesin tersebut diawali karena adanya keinginan industri mobil untuk mengubah teknologi OHV (Over Head Valve) yang mulanya posisi camshaft berada di bagian bawah katup.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 5 Sunscreen untuk Hilangkan Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan, RAM 6 GB Performa Jempolan
- 5 Sepatu Skechers Paling Nyaman untuk Jalan Kaki, Cocok Dipakai Lansia
- Purbaya Temukan Uang Ribuan Triliun Milik Jokowi di China? Kemenkeu Ungkap Fakta Ini
Pilihan
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Terkini
-
Pabrik BYD di Subang Kemungkinan Akan Rakit Lebih dari Satu Model Mobil
-
Airlangga Melunak, Pertimbangkan Beri Insentif Sektor Otomotif
-
Volvo EX60 Siap Debut: Terintegrasi Google Gemini, Jarak Tempuh 810 KM
-
10 Mobil Listrik Terlaris di China 2025: EV Murah Geely Gulingkan Tesla, Wuling Nomor 2
-
5 Pilihan Mobil Bekas di Bawah Rp70 Juta yang Jarang Bermasalah, Nyaman dan Kabin Lega
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Eropa untuk Budget Terbatas
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas Mazda Termurah Masih Layak Beli di 2026, Tabungan Anti Jebol
-
5 Rekomendasi Mobil Bekas dengan Sistem Pendingin Tangguh, Aman untuk Macet-macetan
-
Akan Luncurkan Lagi Mobil Semurah Atto 1 di Indonesia? Ini Kata Petinggi BYD di China
-
3 Pilihan Harga Daihatsu Luxio Bekas: MPV 'Boxy' Pintu Geser Mulai Rp100 Jutaan, Luas dan Bandel