Suara.com - Perusahaan pembiayaan kendaraan Adira Finance semakin agresif terjun ke industri otomotif. Dengan membaiknya kinerja perseroan di 2021, layanan pembiayaan kekinian merambah pembiayaan mobil penumpang segmen premium.
"Kami sekarang sudah membiayai pembelian kendaraan medium ke atas, bahkan untuk kendaraan seperti Mercedes-Benz," ujar Hafid Hadeli, Presiden Direktur Adira Finance, dalam sesi virtual, baru-baru ini.
Dalam bisnis pembiayaan roda empat, bisnis Adira selama 2021 antara lain banyak ditopang dari segmen kendaraan niaga. Di masa mendatang pihaknya akan terus memacu ekspansi pembiayaan untuk segmen kendaraan penumpang.
"Adira akan lebih agresif lagi di industri otomotif. Di IIMS kami sudah umumkan akan memberikan suku bunga yang menarik bagi pengunjung," tambah Hafid Hadeli.
Ia memaparkan, performa bisnis Adira selama 2021 lebih baik jika dibandingkan 2020. Hal itu antara lain didukung oleh kebijakan pemberian subsidi PPnBM.
"Membaiknya bisnis Adira selama 2021 juga ditopang oleh keberhasilan restrukturisasi pinjaman debitur," ungkapnya.
Sebagai sponsor utama ajang otomotif IIMS Hybrid 2022 yang akan berlangsung Maret mendatang, Adira Finance mematok target penjualan 1.500 - 2.000 unit kendaraan atau pendapatan sekitar Rp 300 - 400 miliar selama pameran berlangsung.
Untuk mencapai target itu, Adira Finance berencana menggelar sejumlah program yang dapat dapat menarik minat konsumen untuk mendapatkan kendaraan impian mereka.
Baca Juga: Gandeng Ovo, Adira Finance Sediakan Pembiayaan untuk Sepeda Motor
Tag
Berita Terkait
-
Impor Kendaraan India Koperasi Merah Putih Mengancam Nasib Ribuan Buruh Industri Otomotif
-
Bukan Esemka, Industri Nasional Ini Sudah Mampu Produksi Mobil Pikap Sendiri
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Pemerintah Rencanakan Impor Kendaraan Komersial dari India, GAIKINDO Tegaskan Mampu Produksi Pick Up
-
Dominasi BYD Berakhir Geely Ambil Alih Kepemimpinan Pasar Kendaraan Penumpang
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet
-
Rapor Merah Keselamatan Chery Tiggo 7 Pro Usai Hasil Buruk Uji Tabrak Global NCAP
-
Hankook Tire Indonesia Bidik Dominasi Pasar Ban Kendaraan Listrik dan SUV di Tahun 2026