Suara.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ri, Ida Fauziyah menjadi sorotan publik usai dirinya membuat aturan baru tentang pencairan dana Jaminan Hari Tua (JHT). Dalam aturannya, disebutkan kalau JHT baru bisa dicairkan ketika karyawan menginjakkan usia 56 tahun.
Hal ini tertuang dalam Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 2 tahun 2022 tentang tata cara dan persyaratan pembayaran manfaat JHT. Permenaker ini ditetapkan pada 2 Februari 2022 dan diundangkan pada 4 februari 2022.
Aturan ini pun membuat publik bersuara. Ada yang pro dengan aturan tersebut, ada juga yang tidak.
Terlepas dari kontroversi aturan yang dibuatnya, Ida Fauziyah memiliki harta kekayaan yang melimpah selama menjabat sebagai menteri.
Dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tercatat ia memiliki kekayaan sebesar Rp 17,087 miliar.
Dari total harta kekayaannya tersebut, ia melaporkan sebanyak Rp 1,61 miliar untuk alat transportasi dan mesin.
Terdapat 4 unit kendaraan yang dilaporkan oelh Ida Fauziyah diantaranya 3 unit mobil dan 1 unit motor.
Untuk mobil pertama berupa Mitsubishi Pajero Sport lansiran tahun 2012. Mobil ini ditaksir senilai Rp 200 juta.
Mitsubishi Pajero Sport milik Ida Fauziyah ini dibekali mesin berkapasitas 2.477 cc yang mampu memuntahkan tenaga hingga 175 dk dan torsi puncak 350 Nm.
Baca Juga: Selain Toyota Fortuner ke Australia, Presiden Joko Widodo Meluncurkan Pelepasan Ekspor ke Negara Ini
Lanjut ke mobil kedua milik Ida Fauziyah berupa Toyota Fortuner lansiran tahun 2018. Mobil ini ditaksir senilai Rp 390 juta.
SUV dari Toyota ini dibekali mesin 4 silinder segaris DOHC yang berkapasitas 2.393 cc. Dengan mesin tersebut, mobil ini mampu memuntahkan tenaga hingga 149,6 ps pada putaran 3.400 rpm dan torsi maksimum 400 Nm pada putaran 2.000 rpm.
Untuk mobil ketiga yang dilaporkan, terdapat Toyota Alphard lansiran tahun 2019. Taksiran harga untuk mobil ini di angka Rp 1,005 miliar.
MPV mewah dari Toyota ini dibekali mesin 2AR-FE DOHC berkapasitas 2.494 cc. Dengan mesin tersebut, mobil ini mampu memuntahkan tenaga hingga 150 dk dengan torsi maksimal 205 Nm.
Nah, yang terakhir berupa motor Yamaha 2PV lansiran tahun 2018. Motor ini ditaksir seharga Rp 15,5 juta.
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Toyota Alphard, Mahasiswa Ini Gunakan Kendaraan Nyeleneh Saat Hadiri Wisuda, Wujudnya Tak Terduga
-
The Best 5 Oto: Ekspor Perdana Toyota Fortuner ke Australia, Wajib 6 Airbag di India, Evaluasi Sirkuit Mandalika
-
Kenangan Dorce Gamalama sebelum Meninggal Dunia, Pernah Jadi Sopir Raffi Ahmad hingga Koleksi Mobil
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
-
Indomobil Boyong Mobil Listrik Leapmotor B10 ke GIIAS 2026, Langsung Dirakit Lokal
-
Harga Honda ADV 160 Baru vs Aprilia SR GT 200 Bekas Selisih Tipis, Mana yang Lebih Layak Dilirik?
-
Tips Aman Touring Motor Lintas Pulau Tanpa Kendala, Lakukan Persiapan di Bengkel Resmi
-
Daftar 25 Mobil Listrik Berbaterai Nikel di Indonesia, Dapat Insentif Lebih Besar dari Pemerintah
-
Penantang CB150X dari Yamaha Tebar Pesona: Kebal Bioetanol, Harganya Segini
-
7 Mobil Diesel Irit Solar, Solusi di Tengah Kenaikan Harga BBM Pertamina
-
Kolaborasi Raksasa Otomotif Jepang Bikin Skuter Hidrogen Tandingan Motor Listrik Baterai
-
Harga Yamaha XSR155 Bekas Tinggal Segini 'In This Economy', Waktunya Serok atau Skip?
-
Strategi Baru Pemerintah Dorong Mobil Listrik Baterai Nikel Lewat Subsidi PPN Besar