Suara.com - Badan Keselamatan Jalan Raya Amerika Serikat (NHTSA) membuka penyelidikan terhadap 1.732.000 unit mobil yang diproduksi Honda.
Tindakan ini dilakukan setelah ada laporan terkait sistem pengereman yang tidak dapat berfungsi dengan baik. Dalam enam kasus yang terjadi, ada tabrakan yang melibatkan cedera ringan.
Pengemudi yang bersangkutan mengatakan bahwa sistem pengereman darurat bisa aktif secara otomatis. Bahkan bahayanya lagi, sistem aktif saat mobil sedang berada dalam kecepatan tinggi.
"Setelah menginjak pedal rem, mobil kembali kepada kecepatan normal. Beruntung tidak ada kendaraan lain di depan atau yang datang dari arah berlawanan," tulis pernyataan itu, seperti dikutip dari Automotive News.
Sistem pengereman darurat otomatis adalah perlengkapan standar di model-model baru, dan terbukti cukup membantu dalam mencegah tabrakan.
Namun, potensi aktivasi palsu dapat dengan mudah menyebabkan insiden, seperti tabrakan dari belakang.
NHTSA membuka penyelidikan pada Senin lalu (21/2/2022) dan menerbitkan dokumen evaluasi awal pada Kamis (24/2/2022) pagi.
Model yang terpengaruh, antara lain Honda Accord (2018-2019) dan Honda CR-V (2017-2019). NHTSA sendiri telah menerima total 278 pengaduan termasuk 107 unit untuk Honda Accord dan 171 untuk Honda CR-V.
Baca Juga: Tony D'Alberto Sukses Mengantar Honda Civic Type R Meraih Rekor Baru untuk Lap Tercepat
Berita Terkait
-
Misi Sulit Kiandra Ramadhipa Rebut Puncak Klasemen Moto3 Junior di Prancis
-
Penjualan Honda Terjun Bebas saat Gandeng GAC di China
-
Honda NS150LA Menantang Dominasi Skutik Retro Andalkan Rangka Tubular dan Fitur Kamera Bawaan
-
7 Motor Kuat Nanjak dan Angkat Barang Berat tapi Irit Bensin, Harga 5 Jutaan
-
Pindah ke Honda, Ini Perjalanan Fabio Quartararo Selama 7 Tahun di Yamaha
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Tahir Solo Museum Resmi Dibuka, Ada Fosil Dinosaurus 20 Meter!
-
Ulasan Novel Lara Rasa, Menata Ulang Masa Depan Sebelum Usia Tiga Puluh
-
Arsenal Gunakan Jalur Agen untuk Datangkan Bruno Guimaraes, Newcastle Mulai Gerah
-
Setara Institute Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Desak Tim 9 Utamakan Supremasi Hukum
-
Cegah Konflik Keluarga! BRI Beri Cara Mudah Amankan Warisan untuk Anak dan Cucu
-
3 Klub Asing Tiba di Indonesia untuk Piala Presiden Elite 2026, Panitia Apresiasi Dukungan Imigrasi
-
Perkuat Ekonomi, Apa Itu Dana Bagi Hasil Tambang dan Kenapa Perlu Dievaluasi?
-
Duel Berdarah di Sampang: Tak Terima Ibu Dipacari Lansia, Anak Nekat Carok
-
Soroti Febrie Adriansyah Tanpa Rompi dan Borgol, Legislator Gerindra: Tak Ada yang Kebal Hukum
-
Bukan Sekadar Nostalgia, Timeless Project Live Ajak Generasi 2000-an Merayakan Perjalanan Hidup