Suara.com - Rem blong kerap menjadi penyebab terjadinya kecelakaan di jalan raya. Dampak buruknya tidak hanya menimbulkan korban penumpang kendaraan itu semata, namun pengguna jalan lainnya.
Oleh sebab itu, ada baiknya untuk mencermati penyebab rem blong. Agar hal yang tidak diinginkan dapat dihindari.
Mengutip Deltalube, yang kerap membuat rem blong adalah bagian piston rem sudah rusak. Akibatnya piston tidak bisa meneruskan tekanan hidraulis yang berasal dari pedal rem untuk menekan kampas rem.
Begitu juga seal piston yang sudah termakan usia. Karena sudah aus atau rusak, jadi tidak bisa bekerja maksimal. Bila salah satu seal ada yang rusak, kinerja rem akan terganggu secara keseluruhan.
Penyebab lainnya adalah minyak rem habis. Hal ini tentu sangat fatal. Karena kinerja system pengereman bergantung pada kondisi minyak rem. Ada baiknya dilakukan pengecekan secara berkala pada minyak rem kendaraan.
Kebocoran pada sistem pengereman bisa jadi kerap terjadi pada kendaraan. Umumnya kebocoran terjadi pada master rem.
Berikutnya adalah gejala menguapnya minyak rem atau vapour lock. Hal ini terjadi karena suhu yang terlalu tinggi hingga minyak rem mendidih. Kemudian menimbulkan uap atau gelembung udara pada sistem pengereman.
Terakhir, kampas rem yang sudah aus. Kampas rem memang memiliki masa pakai. Sehingga harus dilakukan pengecekan secara berkala.
Khusus untuk pengendara motor, kebiasaan untuk meletakkan jari di tuas rem bisa jadi salah satu pemicu rem blong. Secara tidak sadar pengendara menekan tuas rem sepanjang jalan. Hal ini bisa menimbulkan gejala vapour lock tadi.
Baca Juga: Perusahaan Mobil Rusia Avtovaz Tangguhkan Kegiatan Perakitan
Berita Terkait
-
Detik-detik Mencekam Commuter Line Jenggala Rem Blong, Penumpang Histeris Rekam Momen Kereta Bablas
-
Masinis Kereta Api Surabaya Pasarturi-Sidoarjo Mencoba Rem Darurat, karena Rem Blong!
-
Waspada Bahaya Rem Blong di Mobil Listrik, Ternyata Ini Biang Keroknya
-
Auto Nyelonong di Lampu Merah, Truk Kontainer di Pulogadung Seruduk Belasan Kendaraan: Ada Korban?
-
5 Tanda Kampas Rem Motor Anda Wajib Diganti Demi Keselamatan
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Jetour T2 Bensin atau Listrik? Fakta Spesifikasi di Balik Insiden Terbakar di Tol Jagorawi
-
QJMOTOR Siapkan Dua Motor Baru Isi Segmen 250 cc di IIMS 2026
-
5 City Car Bekas dengan Suspensi Paling Empuk, Ada Ayla hingga Mirage
-
Barat Lagi-Lagi Tuding Mobil Listrik China Jadi Alat Mata-Mata
-
5 Mobil Murah dengan Depresiasi Rendah, Harga Tetap Stabil Saat Dijual Kembali
-
5 Rekomendasi Motor Bebek Suzuki Terbaik 2026 untuk Penggunaan Harian
-
5 Mobil Toyota Bekas untuk Pekerja: Mesin Bandel, Irit, dan Harga Miring
-
5 Rekomendasi Mobil Suzuki Terbaru 2026 untuk Pribadi hingga Niaga
-
Pelaku Parkir Liar Kini Bisa Dituntut: Pastikan Minta Karcis!
-
Terpopuler: 5 City Car Bekas Kuat Nanjak, Pilihan Mobil Matic Kecil Bandel untuk Harian