Suara.com - BMW bakal menarik kembali atau melakukan recall atas 1,03 juta produknya yang beredar di seluruh dunia. Penyebabnya adalah potensi risiko kebakaran mesin.
Dikutip kantor berita Antara dari Reuters pada Senin (14/3/2022), recall produk BMW dengan potensi risiko kebakaran ini menjadi yang ketiga kalinya sejak 2017.
Adapun model terdampak adalah BMW Seri 3, BMW Z4, BMW Seri 1, BMW Seri X3, BMW Seri X5, dan BMW Seri 5. Dengan tahun pembuatan 2006-2013.
Untuk detail penarikan, penyebabnya adalah pemanas untuk katup ventilasi rumah mesin positif (PCV) bisa mengalami korsleting dan dalam kasus yang sangat jarang akan meningkatkan risiko kebakaran.
Penarikan baru mencakup 917.106 kendaraan di Amerika Serikat, 98.000 di Kanada, dan 18.000 di Korea Selatan, sebagaimana diungkap BMW. Kebijakan ini menggantikan dan memperluas penarikan BMW untuk produk lansiran 2017 dan 2019 yang masing-masing melibatkan 740.000 unit dan 184.000 mobil buatannya di Amerika Serikat.
Menurut BMW, banyak mobil produksinya yang diperbaiki untuk recall sebelumnya akan membutuhkan perbaikan baru, yang saat ini sedang dikembangkan. Perbaikan dan inventaris suku cadang yang cukup diharapkan pada pertengahan 2022.
BMW mengatakan beberapa kendaraan yang sebelumnya ditarik tidak tercakup dalam penarikan baru karena diproduksi dengan desain pemanas katup PCV yang ditingkatkan.
Penarikan baru didorong oleh serangkaian laporan kebakaran atas mobil BMW yang sebelumnya ditarik dan telah diperbaiki.
BMW mengatakan penyelidikannya menunjukkan masalah produksi pada pemasok dapat menyebabkan kerusakan pemanas katup PCV di lapangan.
Baca Juga: Recall Toyota Raize, Ini Daftar Tipe yang Mesti Dibawa ke Bengkel Resmi
Produsen mobil itu mengatakan tidak mengetahui adanya kecelakaan atau cedera terkait dengan penarikan terbaru ini.
Pemilik tidak perlu berhenti mengemudi menunggu perbaikan penarikan, tetapi harus berhenti mengemudi jika mereka melihat asap dari area dekat kompartemen mesin, atau mencium bau asap atau bau plastik terbakar. Demikian disebutkan oleh produsen.
Berita Terkait
-
Penjualan Anjlok 87 Persen, Kia Kapok Jualan Sedan dan Pilih Suntik Mati
-
Ribuan Unit Chery Tiggo 8 Pro Max Ditarik Akibat Masalah Pada Sistem Rem
-
Suzuki Ignis Kena Recall, Apa Bagian yang Rusak?
-
Kenaikan Harga BBM Diklaim Tak Berikan Dampak Terhadap Penjualan Mobil Premium
-
Gebrakan BMW Indonesia Rilis Tiga Mobil Kencang untuk Pecinta Adrenalin
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Mobil Daihatsu Apa yang Laris?
-
Honda Super One Mencoba Peruntungan di Segmen Mobil Listrik
-
Menimbang Kelayakan Honda Vario Evo 160 Sebagai Partner Berkendara Harian
-
Solusi Praktis Antar Jemput Anak: 5 Motor Bekas dengan Bagasi Gede, Mulai 5 Jutaan
-
Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Ini Daftar Mobil Terlaris Toyota
-
Bahaya Mengintai Pemilik Mobil yang Menunda Blokir STNK Setelah Kendaraan Berpindah Tangan
-
Cara Membedakan Oli Asli dan Palsu, Simak Ciri-Ciri yang Wajib Diketahui
-
Cengkeraman Mobil China Semakin Kokoh di Indonesia, Penjualan Melonjak 73,6 Persen
-
Bedah Data Wholesales GAIKINDO Semester Satu 2026: Seberapa Laku Mitsubishi? 7 Seater Jadi Andalan
-
Perjalanan Satu Tahun Suzuki Fronx Melampaui Target Penjualan