Suara.com - Banyaknya konflik bersenjata di berbagai belahan dunia beberapa tahun terakhir memicu keluarnya modifikasi kendaraan sipil yang dibubuhi dengan senapan sebagai pemandangan yang lazim. Hal ini juga terjadi di Ukraina, di tengah agresi yang dilakukan oleh militer Rusia.
Seorang warga negara penghasil gandum ini melakukan modifikasi pada sebuah mobil berjenis BMW 6-Series Convertible, lengkap dengan senapan mesin yang dipasang di bagasi mirip dengan yang digunakan pada Tank T-72 Rusia.
Penampakan mobil modifikasi ini viral melalui unggahan akun Twitter @UAWeapons, 14 Maret lalu.
Bukan untuk dipakai sendiri untuk bertempur, pemodif mobil ini menyumbangkan kendaraanya ke polisi di kota Mykolaiv.
Dilansir dari Carscoops, di kota tersebut, setengah dari 500.000 penduduk telah melarikan diri dalam waktu kurang dari seminggu karena pemboman Rusia.
Senapan mesin berat yang ditumpangkan ke mobil tersebut adalah NSV era Soviet dengan ukuran 12,7x108, desain yang telah digunakan sejak 1971 dan telah terlibat dalam banyak konflik di seluruh dunia.
Selain itu, di bumper belakang, terdapat stiker berbahasa Ukraina dengan kata-kata bernada ejekan yang ditujukan pada pasukan Kremlin.
Jika dilihat secara seksama, modifikasi ini tergolong nekat di mana kalau kendaraan tersebut dipakai beraksi, maka si pengguna senjata akan sangat terekspos di ruang terbuka sehingga keamannya sangat masih minimal.
Tak heran jika aksi nekat ini pun malah menuai pro dan kontra, seperti yang tercermin pada beberapa pendapat warganet berikut ini.
Baca Juga: Uni Eropa dan Amerika Serikat Kompak Tak Mau Mengekspor Motor dan Mobil Mewah ke Rusia
"Entahlah, sepertinya senapan ini akan copot dengan sendirinya dalam waktu singkat," tulis salah seorang warganet.
"Niatnyalah yang dihitung," lanjut warganet lain.
"Ini bukan sesuatu seperti yang ada di film Rambo alih-alih menjadi kendaraan berguna. Tapi setidaknya militer Ukraina bisa melepas senapan ini untuk bertempur," sambung warganet.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Penjualan Global Chery Meroket Ditopang Mobil Listrik dan Hybrid
-
Senjata Yamaha dan Suzuki untuk Tandingi Honda CB150X, Mana yang Lebih Bertaji?
-
Apa Penyebab Motor Pedro Acosta Lumpuh? Mesin Hidup tapi Hilang Tenaga dan Bikin Alex Marquez Crash
-
Lebih Canggih dari PCX 160, Fitur Overkill Apa Saja yang Disembunyikan Suzuki Burgman 15 Terbaru?
-
Yamaha dan JMC Eksplor Lampung Lewat Touring MAXI Tour Boemi Nusantara
-
Toyota GR Car Meet 2026 Jadi Festival Komunitas Otomotif Toyota Pertama di Indonesia
-
Misteri Setup Motor Veda Ega: Mengapa Melempem di Kualifikasi, Tapi Ganas saat Race Catalunya?
-
Start Buncit Bukan Kiamat, Taktik Jitu Veda Ega Libas 8 Motor dan Amankan Klasemen Rookie Moto3
-
Kronologi Motor Alex Marquez Hancur di MotoGP Catalunya, Patah Tulang Berujung Operasi Instan
-
Terpopuler: Mobil CVT Badak Jarang Putus Belt, Penjegal NMax dan PCX dari Suzuki