Suara.com - OLX Autos sebagai platform layanan jual beli mobil bekas memaparkan hasil survei yang dilakukan pada pengujung 2021.
Tercatat alasan utama sebagian besar pelanggan membeli mobil bekas adalah upgrade ke mobil yang lebih baru, di mana sekitar lebih dari 70 persen konsumen menggunakan platform online sebagai sumber informasi utama untuk memeriksa harga mobil.
Sementara 71 persen lainnya menyatakan sudah menetapkan anggaran dan terbuka untuk berbagai merek yang cocok dan sesuai dengan budget.
Selain itu, di masa pandemi COVID-19 preferensi penggunaan kendaraan pribadi menjadi lebih tinggi. Berdasarkan data OLX Autos, per kuartal 4 tahun 2021, sekitar 39 persen responden menjadikan kendaraan pribadi sebagai moda transportasi utama, dibandingkan sebelum pandemi yang hanya sebesar 33 persen.
"Kami menyadari bahwa menjaga kesehatan adalah prioritas utama, apalagi di tengah pandemi. Tentunya ini menjadi dorongan bagi kami untuk mempersiapkan diri dan membentuk rencana dalam menyediakan apa yang dibutuhkan pelanggan," ujar Johnny Widodo, CEO OLX Autos Indonesia.
Johnny menambahkan bahwa pasar mobil bekas pada tahun ini bakal bertumbuh. Berdasarkan riset OLX Autos, pasar mobil bekas dalam negeri diprediksi bertumbuh 2-3 persen pada tahun ini.
Adapun jenis mobil yang paling banyak dijadikan pilihan masyarakat diprediksi tidak jauh berbeda dengan tahun lalu. Yaitu Toyota Avanza, Toyota Innova, Honda Brio, Honda Jazz, dan Honda CRV.
OLX Autos berkomitmen memberikan jaminan pasti bagi pelanggan yang mencari kepastian saat membeli mobil bekas melalui kampanye #PilihYangPasti.
Kampanye ini adalah wujud komitmen OLX Autos dalam memberikan solusi pelayanan terbaik kepada pelanggan yang menginginkan berbagai kemudahan, keamanan, dan kepastian dalam mendapatkan mobil bekas impian mereka.
Baca Juga: Pengalaman Bintang Emon Saat Beli Mobkas: Suara Merdu Penyanyi Berubah Cempreng
Salah satunya memberikan banyak pilihan mobil bekas yang sesuai budget, yakni dengan cicilan mulai dari Rp1 juta-an (sesuai ketentuan yang berlaku).
Berita Terkait
-
Apakah Beli Mobil Bekas Harus Balik Nama? Cek 5 Rekomendasi MPV di Bawah Rp70 Juta
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
Pintu Geser Harga 100 Jutaan! Cek Daftar Harga Honda Freed Bekas Per Tahun, Cocok untuk MPV Keluarga
-
Mulai Rp70 Jutaan, Intip Daftar Harga Mobil Bekas Honda City dari Jaman Baheula hingga Terkini
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Apakah Beli Mobil Bekas Harus Balik Nama? Cek 5 Rekomendasi MPV di Bawah Rp70 Juta
-
IIMS 2026 Buktikan Keberhasilan Transformasi Pameran Otomotif Berbasis Kolaborasi Industri
-
Tak Sebatas Sektor Otomotif, IIMS 2026 Gerakkan Pariwisata Indonesia dan Ekonomi Kreatif
-
9 Cara Menghilangkan Bekas Stiker di Motor yang Membandel
-
5 Rekomendasi Oli Mesin Vespa 2 Tak, Harga Mulai Rp40 Ribuan
-
Beli Motor Bekas Tarikan Leasing Apakah Aman? Pertimbangkan Hal Berikut
-
Tetap Berjaya Meski Sudah Ada Penerusnya, Mazda 2 Berapa cc?
-
Terpopuler: Pajak Kendaraan Jateng Meroket tapi Jogja Tetap, NMax Kini Lebih Murah dari Beat
-
Si Hatchback Cakep Underrated, Berapa Harga Mazda 3 dan Pajak Tahunannya?
-
5 Motor Listrik Jarak Tempuh Tembus 100 Km: Sanggup Mudik Lintas Provinsi, Mulai Rp14 Juta